Diksi Today: kuliner
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Juni 2022

Wali Kota Ning Ita Tinjau Operasi Katarak Gratis di RSUD

Wali Kota Ning Ita Tinjau Operasi Katarak Gratis di RSUD

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari Saat Kunjungi RSUD 


LN News Today(Mojokerto) - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau secara langsung operasi katarak dan bibir sumbing bagi warga di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo. Menariknya, dalam penanganan pasien katarak, pihak rumah sakit menggunakan metode Phaco Emulsifikasi, Rabu (15/06/2022).

Phaco Emulsifikasi, merupakan teknik operasi pengangkatan katarak modern dengan menggunakan alat phaco emulsifikasi (mesin bergelombang ultrasonik), untuk melunakkan (emulsifikasi) dan mengeluarkan lensa katarak pada saat yang bersamaan. 

Wali Kota Ning Ita mengatakan, pada kegiatan operasi katarak dan bibir sumbing ini, Pemerintah Kota Mojokerto mengerahkan seluruh tenaga medis profesional yang ahli pada bidangnya. Mulai dari dokter spesialis mata dan dokter spesialis estetik untuk bibir sumbing, demi hasil yang memuaskan

Adapun jumlah pasien yang mengikuti operasi katarak berjumlah delapan orang. Sedangkan untuk operasi bibir sumbing, pemerintah daerah memfokuskan pada anak usia dini. Dimana, ada dua pasien berusia sepuluh bulan dan lima tahun, yang mengikuti operasi bibir sumbing. 

Operasi katarak dan bibir sumbing gratis bagi warga ini, merupakan rangkaian event dalam rangka merayakan HUT Kota Mojokerto ke-104. Selain operasi katarak, masih akan ada rangkaian kegiatan sosial lainnya untuk warga kota. Seperti, cek kesehatan gratis, donor darah dan masih banyak lainnya.*(red). 

Kamis, 02 Juni 2022

Incipi Kuliner Kota Angin, Ikan Laut Bakar Khas Kelas Santai Lengkong.

Incipi Kuliner Kota Angin, Ikan Laut Bakar Khas Kelas Santai Lengkong.




LN News Today(Nganjuk) - Menelusuri kuliner di kota angin ternyata memiliki ragam makanan yang menyenangkan, jika biasanya terkenal dengan makanan khas pecel seperti yang banyak di jumpai di daerah Kertosono, namun sekarang kita juga bisa menjumpai ikan laut bakar dan berbagai olahan seafood seperti cumi maupun udang di lengkong. 

Daerah yang UMKMnya semakin bertumbuh ini, terdapat salah satu tempat makan KELAS SANTAI yang menjadi rujukan kuliner dengan citarasa berbeda, menawarkan refrensi kuliner ikan laut, mulai dari bakar, pesmol, asam manis hingga saus padang. 

Jenis ikan laut yang biasa tersedia disini juga jenis ikan yang populer dikonsumsi, seperti baronang, ayam ayaman, bawal laut, kerapu, kakap dan masih banyak yang lain. 

Ikan laut bakar kelas santai ini sudah menjadi ikon kuliner baru di lengkong nganjuk, tidak lengkap rasanya kalau lewat lengkong tidak mencicipi lezatnya ikan laut bakar dikelas santai, pusat ikan laut satu satunya yang ada di lengkong. 


Selain rasanya yang menggugah selera, ikan bakar juga mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, ikan laut juga kaya omega 3 yang sangat bagus untuk kesehatan otak, dan bagus untuk kecerdasan si kecil. Karena itu, banyak yang nyantai disini bersama keluarga dan buah hati. 

Bukan hanya daerah lengkong, pengunjung ikan laut bakar kelas santai justru banyak datang dari luar daerah seperti kediri, jombang dan juga tembarak kertosono. 

Hanggani salah satu pelanggan yang kerap makan ikan laut dikelas santai mengaku senang makan ikan laut selain kaya manfaat juga rasanya yang lezat dan minim duri. Ia pun biasanya pesan ikan kakak tua atau napoleon karena dagingnya lebih tebal dan enak pungkasnya. Selain di makan sendiri, hangganioun kerap memesan untuk acara.


 

Berbeda dengan bu hanggani, pemilik showroom mobil Baron pak fendi juga kerap bersama keluarga makan ikan laut bakar dikelas santai, ia kerap memesan ikan bawal laut. 

Selain itu, mantan kapolsek lengkong AKP Hariyanto SH MSi, meskipun saat ini bertugas dipolda jatim namun ia kerap berkunjung ke kelas santai makanbikannlaut dengan sambal tempongnya yang segar. 

Plesir dikota angin saat ini berasa makin dimanjakan dengan berbagai kuliner didaerah yang nikmat. Seperti diketahui ada pecel kertosono, asem asem kambing ngluyu dan yang wajib di coba ikankaut bakar kelas santai lengkong. *(Lan)

Minggu, 06 Februari 2022

Mencicipi Pahit Legitnya Durian Merico Khas Trawas Mojokerto

Mencicipi Pahit Legitnya Durian Merico Khas Trawas Mojokerto

Penjual Durian di Kampung Durian di Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

LN News Today(Mojokerto) - Durian jenis Merico, merupakan durian khas Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Durian denhan rasa khas pahit, manit, legit ini hanya bisa dinikmati di bulan Januari hingga Februari dalam setiap tahunnya.

Ini lantaran, bulan Januari hingga Februari merupakan waktu panen durian dengan bentuk kecil mungil ini. Durian dengan warna kuning ini hanya ada di Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Desa Duyung pun dikenal sebagai Kampung Durian di Kabupaten Mojokerto karena Anda akan menemui para pedagang Durian berjajar di depan rumah warga masing-masing. Bahkan untuk menikmati durian di Desa Duyung, Anda harus berburu tempat. 

"Januari-Februari, memang waktunya panen durian jenis ini. Durian ini khas Trawas, Kenapa dikasih nama Merico? Karena bentuknya kecil mirip Merico. Saya selain jual juga tanam, sejak tahun 2001, ada 120 pohon di atas lahan seluas 1 hektar," ungkap salan satu penjual, Benyamin (58). 

Ia menanam durian jenis Musangking, Bawor, Montong Lokal, Merico. Bapak dua anak ini mengaku, dari beberapa jenis durian yang ia tanam dan jual, yang banyak dicari adalah durian jenis Merico. Durian jenis ini, hanya ada di bulan Januari hingga Februari.

"Panennya bulan Januari hingga Februari. Selain bulan itu ada, tapi bukan jenis Merico. Karena selain dari pohon sendiri, saya juga borong dari petani durian di Trawas. Bahkan saya kontrak. Sabtu-Minggu bisa sampai 300-400 buah," katanya.


Pembelinya berasal dari Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Lamongan dan Tuban. Benyaminpun memiliki omzetnya Rp15 juta sampai Rp16 juta saat Sabtu-Minggu. Untuk harga durian jenis Merica Rp25 ribu per buah atau Rp100 ribu untuk tiga buah. 

"Kendalanya di hama. Tupai dan burung kejut tapi kalau dilubangi tupai, daging rasanya masih manis, masih bisa dimakan. Tapi kalau dilubangi burung, rasanya kecut tidak bisa dimakan. Apalagi saat ini cuaca ekstrem, sering hujan jadi kwalitas dagingnya," jelasnya.

Pedagang lainnya, Cicik (32) mengatakan, durian yang dijual di lapaknya merupakan durian dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. "Tidak hanya Duyung, ada dari Penanggungan. Dari banyak petani durian di Trawas," ujarnya.

Yang menjadi favorit di Desa Duyung adalah durian jenis Merico. Ia mengaku dari mulai awal berjualan, ia sudah menjual durian jenis Merico karena banyak dicari penikmat durian. Meski ia juga menjual durian jenis lain.

Salah satu pembeli, Nur Alifah mengatakan, ia bersama saudara dan teman khusus datang dari Pasuruan untuk menikmati durian khas Desa Duyung yakni durian Merico. "Sengaja jalan-jalan ke sini cari durian. Yang jenis Merico, enak, pahit, manit," akunya.*(ning). 

Selasa, 12 Oktober 2021

Rumah Makan Sagu di Mojokerto Disegel Satpol PP

Rumah Makan Sagu di Mojokerto Disegel Satpol PP

Petugas Satpol PP Kabupaten Mojokerto menutup rumah makan Sagu di Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. 

LN News Today(Mojokerto) - Karena menunggak pajak sebesar Rp148 juta, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mojokerto menyegel sebuah rumah makan Sagu di Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Petugas Satpol PP datang bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto. 

Petugas langsung melakukan penyegelan di area rumah makan tersebut. Petugas memasang garis penyegelan di bagian dapur, tempat lesehan dan kasir rumah makan tersebut. Petugas juga memasang banner ukuran besar di pagar besi dan atas kasir rumah makan Sagu. Banner bertuliskan, "Lokasi Obyek Pajak Ini Ditutup" dan "Perhatian, Lokasi Ini Menunggak Pajak Daerah".

Kepala Bidang (Kabid) Penegak Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Mojokerto, Samsul Bahri mengatakan, penyegelan dilakukan petugas penegak Peraturan Daerah (Perda) lantaran Badan Pemeriksa Keuangan menemukan ada tunggakan pajak sebesar Rp148 juta dari rumah makan Sagu tersebut. 


"Penyegelan dilakukan lantaran ditemukan tunggakan pajak sebesar Rp148 juta. Tunggakan ini temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan mulai tahun 2017 hingga awal September 2021. Segel akan di lepas dan warung bisa beroperasi jika pemilik melunasi tunggakan pajak, jika tidak segera melunasi maka akan melimpahkan penagihan pajak ke penegak hukum," ungkapnya, Senin (11/10/2021).

Sementara itu, perwakilan pemilik warung Sagu, Edy Waluyo mengatakan, sejak adanya Covid-19 pengunjung rumah makan Sagu menurun, namun tagihan pajak tetap tinggi. "Sejak pemasangan Chicken Box dari Bapenda, tunggakan pajak kita membengkak. Naik dratis, 1.000 persen, Rp5 juta sampai Rp8 juta per bulan," ujarnya. 

Dari akumulasi tersebut terkumpul Rp50 juta lebih, yakni mulai tahun 2017 sampai 2020. Meski di tahun 2021 tidak Chicken Box tidak terpasang tapi pemilik tetap bayar pajak. Pihak rumah makan meminta keringanan dari Bapenda Kabupaten Mojokerto agar tunggakan pajak sebesar Rp148 juta tersebut segera terlunasi dan aktivitas rumah makan segera bisa beroperasi kembali.*(adit). 

Rabu, 15 September 2021

Restoran Steak Q5 di Kota Mojokerto Kembali Dibuka

Restoran Steak Q5 di Kota Mojokerto Kembali Dibuka

Resto steak Q5 di jalan raya Majapahit kota mojokerto


LN News Today(Mojokerto) - Resto steak Q5 di jalan raya Majapahit kota mojokerto yang sempat ditutup Satpol PP karena belum ada Surat Layak Operasi (SLO) kembali dibuka. 

Dibukanya Resto Steak Q5 di jalan raya Majapahit kota mojokerto dengan tagline 'harga kaki lima rasa bintang lima' ini usai mengantongi izin seperti Surat Layak Operasi (SLO), OSS, NIB dan lingkungan atau AMDAL.

Penanggung jawab restoran steak Q5, Muhammad Ali mengatakan, SLO sudah dikantongi sehingga diberi izin untuk buka kembali.

"SLO sudah ada, untuk OSS dan NIB terbit 10 Agustus 2021 dan izin lingkungan juga sudah ada. Sedangkan IMB sudah kami urus dan dalam proses pengajuan ke DPMPTSP," kata Ali, Rabu (15/9/2021).

Ali menjelaskan,untuk IMB sudah ada, namun harus diperbaharui karena izin sebelumnya yakni usaha minuman


"Saat ini kami urus izinnya untuk restoran dan dijanjikan akan selesai satu bulan. Tadi kami kembali membuka dengan membaca khotmil Quran 30 juz," jelasnya.

Menurut Ali, Pemkot Mojokerto memberikan 4 poin wajib untuk resto Q5, yakni protokol kesehatan (prokes), wajib membayar pajak restoran sebesar 10 persen, wajib melengkapi izin 100 persen dan melibatkan peran serta aktif lingkungan sekitar.

"untuk juru parkir dan keamanan sebanyak 7 orang sudah kita ambilkan dari warga lingkungan sekitar. Dan nantinya, sebesar 10 persen dari pendapatan, juga akan kita berikan kepada warga sekitar. Ini sebagai bukti kita dalam melibatkan peran serta aktif masyarakat. Intinya kita siap bersinergi dengan Pemkot Mojokerto," tegasnya.

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono membenarkan, restoran steak Q5 sudah mengantongi SLO.

"Benar, SLO sudah dikantongi Q5," tuturnya.*(jon). 

Senin, 16 Agustus 2021

PPKM Level 4 Diperpanjang, Ning Ita Ajak ASN Kembali Berbagi

PPKM Level 4 Diperpanjang, Ning Ita Ajak ASN Kembali Berbagi

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari. 

LN News Today(Mojokerto) - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melalui Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Mojokerto menerbitkan Surat Edaran terkait ajakan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berbagi di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Yakni melalui Surat Edaran Nomor : 59/DKK/MR-VIII/2021 tertanggal 4 Agustus 2021. 

Surat Edaran terkait partisipasi kemanusiaan terhadap wabah Covid-19 dengan menggalang dan menghimpun bantuan dana dari seluruh ASN tersebut ditandatangani Wali Kota Mojokerto selaku Penasehat Dewan Pengurus Korpri Kota Mojokerto. Kota Mojokerto yang berada pada PPKM Level 4 yang berdampak luas terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. 

Dewan Pengurus Korpri Kota Mojokerto akan menggalang dan menghimpun bantuan dana dari seluruh ASN Kota Mojokerto yang merupakan anggota Korpri sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian atas keprihatinan yang dialami warga Kota Mojokerto. Dalam surat edaran tersebut juga tertera besaran bantuan dana untuk setiap bulannya. 

Mulai dari jabatan pelaksana atau staf yakni sebesar Rp50 ribu, jabatan pengawas atau Eselon IV sebesar Rp100 ribu, jabatan administrasi atau Eselon III sebesar Rp150 ribu, jabatan pimpinan tinggi atau Eselon II sebesar Rp200 ribu. Tak hanya ASN, Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga masuk dalam daftar yakni masing-masing sebesar Rp1 juta setiap bulan. 

"Sumbangan tersebut mulai berlaku sejak bulan Agustus hingga Desember 2021. Bansos non APBN, APBD ada dari CSR, Baznas, Korpri. Tahun 2020, mulai bulan April sampai Desember sudah berjalan dan terkumpul Rp1,4 milyar. Pertama bulan dapat Rp160 juta. Tahun 2021 berhenti, saat PPKM kemarin saya minta digalang kembali," ujarnya, Senin (16/8/2021). 

Sumbangan tersebut dikumpulkan melalui Bendahara Gaji masing-masing Unit Kerja. Masih kata Ning Ita (sapaan akrab, red), nantinya melalui Dewan Pengurus Korpri Kota Mojokerto, bantuan sosial (bansos) akan disalurkan kepada warga Kota Mojokerto yang terdampak PPKM Level 4. 

"Sumbangan dari ASN lebih fleksibel karena harus NIK Kota Mojokerto. Misalnya memberikan kepada tenaga honorer penyapu jalan, itu kan tidak semua KTP Kota Mojokerto. Bisa dari sini, kalau APBD kan terkendala NIK. NIK bukan warga Kota Mojokerto tapi kerjanya di Pemerintah Kota Mojokerto, tidak bisa didiskriminasi seperti itu," pungkasnya.*(Ning). 

Selasa, 20 Juli 2021

Hari Raya Qurban Kita Berbagi, Merajut Peduli Untuk Sesama

Hari Raya Qurban Kita Berbagi, Merajut Peduli Untuk Sesama

Sejumlah anggota komunitas di Mojokerto saat melakukan penyembelian hewan qurban


LN News Today(Mojokerto)
- Di tengah pandemi Covid-19 yang sedang melanda, Komunitas Bold Riders Mojokerto, Supermusic Mojokerto, 76 Heppiii Mojokerto bagian dari Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Area (KITA) menggelar kegiatan bertajuk "KITA Berbagi, Merajut Peduli untuk Sesama". Kegiatan yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Indonesia Timur akan didaftarkan ke Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). 

Ardhi Prabowo selaku koordinator komunitas mengatakan, kegiatan membagikan daging kurban secara serentak di seluruh wilayah Indonesia Timur bertajuk "KITA Berbagi, Merajut Peduli untuk Sesama" tersebut digelar oleh 600 komunitas. "Ada 450 hewan kurban yang akan dibagikan secara serentak dalam moment Idul Adha 1442 H," ungkapnya, Selasa (20/7/2021). 

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, komunitas di Mojokerto yang terlibat dalam kegiatan tersebut sebanyak 60 komunitas. Rencananya, daging kurban akan dibagikan serentak kepada masyarakat sekitar terutama yang tidak mampu dengan berat 1 kg setiap warga. 


"Kegiatan ini sekaligus kita daftarkan ke Rekor MURI. Sebelumnya, kita juga telah meraih beberapa Rekor MURI, seperti Donor Darah oleh Komunitas Terbanyak dan Donor Darah oleh Karang Taruna Terbanyak pada tahun 2020. Kini, melalui agenda ini kami akan membuat rekor MURI berikutnya," katanya. 

Komunitas Bold Riders Mojokerto, Supermusic Mojokerto, 76 Heppiii Mojokerto berharap, semoga kegiatan positif tersebut dapat memberikan manfaat bagi sesama. Komunitas Bold Riders Mojokerto, Supermusic Mojokerto, 76 Heppiii Mojokerto juga berharap di setiap moment akan bisa mengikuti kegiatan dengan tujuan untuk membantu sesama sehingga kegiatan yang digelar bisa bermanfaat untuk masyarakat.*(Ning). 

Selasa, 13 Juli 2021

Kejari Kabupaten Mojokerto Bagi-bagi Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19 dan Aksi Donor Darah

Kejari Kabupaten Mojokerto Bagi-bagi Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19 dan Aksi Donor Darah

Kajari kabupaten Mojokerto, Gaos Wicaksono saat membagikan paket sembako


LN News Today(Mojokerto)
- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto menggelar peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 61 dan Hari Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (HUT IAD) ke 21. Yakni dengan memberikan paket sembako bagi warga terdampak Covid-19 dan aksi donor darah.

Sebanyak 500 paket sembako diberikan Kejari Kabupaten Mojokerto kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoma). Ratusan paket sembako tersebut dibagikan bagi warga terdampak di sekitar kantor Kejari Kabupaten Mojokerto.

Sementara aksi donor darah digelar Kejari Kabupaten Mojokerto di halaman kantor Kejari Kabupaten Mojokerto di Jalan RA Basoeni Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Para peserta donor darah merupakan pegawai Kejari Kabupaten Mojokerto yang sebelumnya sudah diperiksa petugas.

Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, para pegawai Kejari Kabupaten Mojokerto diperiksa petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto. Mereka yang memiliki tensi darah stabil bisa dilakukan pengambilan darah.


Kepala Kejari Kabupaten Mojokerto, Gaos Wicaksono menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian HBA ke 61 dan HUT IAD ke 21. "Ini sebagai bentuk kepedulian Kejari Kabupaten Mojokerto kepada mereka yang membutuhkan," ungkapnya, Selasa (13/7/2021).

Yakni kepada masyarakat yang membutuhkan darah. Masih kata Gaos, juga sekaligus sebagai dukungan Kejari Kabupaten Mojokerto untuk saling berbagi terhadap sesama dan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid 19 di Kabupaten Mojokerto. 

"Hal tersebut juga sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah PPKM Darurat sesuai Instruksi dari Jaksa Agung," tegasnya.*(Ning). 

Minggu, 18 April 2021

Melanggar Protokol Kesehatan, Mojopahit Kopi Ditutup

Melanggar Protokol Kesehatan, Mojopahit Kopi Ditutup

 

Petugas satpol PP saat bubarkan Pengunjung Mojopahit Kopi

LN News Today(Mojokerto) - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mojokerto membubarkan kerumunan dan menutup Mojopahit Kopi di Kelurahan Gunung gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Sabtu malam, 17 April 2021. Pembubaran dan Penutupan dilakukan karena melanggar protokol kesehatan covid 19.

Proses pembubaran dan penutupan diwarnai penolakan oleh pengelola dan sejumlah pengunjung yang tidak terima karena diminta untuk meninggalkan lokasi. Bahkan, salah satu pengunjung yang memakai kaos berwarna merah dan topi hitam bertubuh gempal sempat menggebrak meja dan marah-marah

Serta melontarkan kata-kata penolakan. Bahkan meski ditegur dan diminta pergi pria ini menolak beranjak dari meja dan kursi tempatnya makan. Pengunjung yang sempat emosi dan memakai masker ini, diduga adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan ATR/BPN Kota Mojokerto. 

Fudi Harjono Kabid Trantib Satpol PP Kota Mojokerto menjelaskan penutupan dilakukan karena adanya laporan dari masyarakat sekitar terkait kerumunan pengunjung yang terus terjadi di Mojopahit Kopi. 

"Menindaklanjuti ada laporan masyarakat, Mojopahit Kopi melebihi kapasitas dan banyak melanggar prokes," jelasnya, saat melakukan penutupan dan memberi Satpol PP line cafe yang berada di Jalan Tropodo tersebut.


Satpol PP mengaku sudah melakukan pemantauan terhadap aktifitas usaha didunia kuliner itu sejak beberapa waktu lalu. Dimana kerumunan pengunjung terus terjadi, dan pelanggaran protokol kesehatan dilakukan di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

"Kita sudah lakukan pemantauan, akhirnya malam ini kita bertindak untuk menutup sementara. Karena melebihi kapasitas, banyak pengunjung yang kursinya harusnya satu dibuat orang tiga, dan banyak yang tidak memakai masker," tegasnya.

Sebelum melakukan pembubaran dan penutupan pihak Sat Pol PP sudah memberikan surat teguran dan peringatan selam tiga kali, tapi pemilik dan pengelola Mojopahit Kopi tak menggubrisnya. 

"Kita sudah lakukan peringatan, juga sudah datang matur "bilang" terkait prokesnya harus dijaga. Sudah tiga kali sebelumnya. Ini kita tutup sementara sampai ada langkah lebih lanjut, dan akan kami panggil pemiliknya Senin nanti," terkaitnya.

Pihak Sat Pol PP Kota Mojokerto, menegakkann aturan protokol kesehatan berdasarkan Perwali Nomor 55 Tahun 2020, dimana salah satunya jumlah pengunjung tidak lebih kapasitasnya dari 50 persen, dan wajib mengenakan masker.*(Din). 

Selasa, 16 Maret 2021

Dengan Konsep Gasebo, Dapur Mamica Ada di Japan Sooko

Dengan Konsep Gasebo, Dapur Mamica Ada di Japan Sooko

Dapur Mamica, jalan Tunggulsari, Desa Japan kecamatan Sooko


LN News Today(Mojokerto)
- Bagi kalian pelanggan Dapur Mamica, kini Dapur Mamica hadir langsung mengapa para pelanggannya. Iya... Jika sebelumnya, Dapur Mamica hanya melayani secara online namun saat ini hadir di Jalan Tunggulsari No 8 Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. 

Tepatnya ada di gang samping Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto, 100 meter di sisi kiri. Tempatnya enak dibuat kumpul bareng kelurga karena berkonsep gasebo bambu, ditambah menu andalan sambelannya dengan berbagai macam ikan menambah suasana santai bersama keluarga terasa pas. 

Iyalah Eka Indah (43), ibu satu anak ini sebelum berjualan aneka masakan melalui online. Karena ingin menyapa pelanggannya secara langsung, Dapur Mamica akhirnya di launching pada tanggal 10 Maret 2021 lalu. Dapur Mamica buka mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB. 

"Ide dari bulan November 2020. Daripada online, jualan makanan online sudah berjalan 3 tahun. Jadi untuk makanannya memang sudah saya jual sebelumnya secara online dan karena ada tanah yang sayang kalau tidak dimanfaatkan jadi ya, kita buka di sini," ungkapnya, Selasa (16/3/2021).


Masih kata Eka, ditambah tanam seluas 25 meter x 14 meter tersebut berada di lokasi yang cukup strategis sayang jika tidak dimanfaatkan. Tanah yang dibeli tahun 2000 lalu tersebut sebelumnya ditanami pohon mangga dan pisang. Meski berada di perkampungan namun merupakan jalur alternatif. 

"Sayang kalau tidak dimanfaatkan. Apalagi setelah jalan-jalan ke Malang bareng keluarga, mampir ke salah satu warung makan yang antri sampai diberi nomor antrian. Jadi saya terinspirasi dari sana, warungnya kan gasebo-gasebo bambu. Akhirnya seperti ini, gasebo ini pesan di Malang juga," ujarnya. 

Menurutnya, masakan yang ada di menu Dapur Mamica semua racikan tangannya. Dibantu empat orang di dapur dan delapan orang di bagian pelayanan, para karyawannya dibagi dua shif untuk melayani para pelanggan Dapur Mamica. Nama Dapur Mamica sesuai dengan nama di online. 

"Memang dari dulu jualannya sambelan, karena kebetulan suka sambel juga. Ini semua saya yang masak, makannya saya harus bolak-balik sini ke dapur. Rumah mertua di sebelah selatan dijadikan dapur, yang di sini khusus masak snack. Iya ikan Cangkalang jadi andalan," urainya. 



Meski di Mojokerto, ikan jenis ini tergolong tidak ada. Hal ini yang menjadikan menu andalan Dapur Mamica. Semua bahan baku termasuk udang, cumi didatangkan langsung dari Gresik. Agar dimasak dan disajikan dalam keadaan segar, ia tidak stok banyak. 

"Karena kalau lama sedikit, tidak enak, tidak segar. Kita punya pelanggan, jangan sampai gara-gara ikan tidak segar, pelanggan lari. Sehingga kita jaga kwalitas masakan kita dan memang karena kita sudah punya pelanggan jadi kita arahkan mereka yang sebelumya beli online untuk kesini," jelasnya. 

Kalau kalian belum pernah mencoba masakan Dapur Mamica, bisa menjadi referensi bareng keluarga, pacar, gebetan, mantan pacar. Epsssa.... Untuk mencoba masakan Dapur Mamica. Yuk kepoin Istagramnya @dapurmamica_cafelesehan atau @eka.i.w. Harganya pas di kantong.*(Ning). 

Sabtu, 06 Februari 2021

Topaz Sky & Bar Ayola Sunrise Hotel Tawarkan Menu Baru Aneka Cake

Topaz Sky & Bar Ayola Sunrise Hotel Tawarkan Menu Baru Aneka Cake

 

Salah satu jenis cake baru Topas Sky & Bar Ayola Sunrise Hotel Mojokerto

LN News Today(Mojokerto) - Topas Sky & Bar melaunching Jade Pattisserie. Sebanyak kurang lebih 30 jenis cake berbagai rasa mulai harga Rp10 ribu dihadirkan untuk memanjakan pengunjung cafe yang berada di lantai 11 Ayola Sunrise Hotel Kota Mojokerto. 

Public Relation Topaz Sky & Bar, Adhe Firmansyah mengatakan, puluhan jenis cake tersebut merupakan menu lama yang dikembangkan dan diperbaiki. Mulai dari rasa, tekstur dan bahan. "Yang sebelumnya hanya roti abon, sosis, pisang keju, namun kini berkembang lebih banyak lagi," ungkapnya, Sabtu (6/2/2021). 

Ini dilakukan untuk mematahkan ekspektasi tinggi masyarakat terkait rasa tapi ternyata di hotel memang diakui rata-rata rasanya kuenya biasa saja. Cake yang ada di Topaz Sky & Bar hanya bisa dinikmati jika hanya dipesan karena tidak ready stok sehingga fresh by oven.

Salah satu menu baru Topaz Sky & Bar


"Slice cake kita sekarang hampir lebih dari 10 jenis. Kalau digabung semua ada 30 jenis pastry. Yang ditonjolkan ada red velvet dan opera cake. Tiap hari ada, setiap ada pesanan, ada orderan, kita bikinkan. Jadi fresh, kita tidak ready stok jadi langsung dari oven," ujarnya.

Harapannya dengan banyaknya jenis dari Jade Pattisserie tersebut bisa meminimalisir komplain pengunjung yang selama ini dengan ekspektasi tinggi namun rasa biasa. Jika rasa kue di hotel jauh lebih enak dari yang ada di luar.


"Rasanya tidak kalah dari yang ada di luar, harganya seperti di luar, mulai harga Rp10 ribu. Topaz Sky & Bar mulai buka pukul 15.00 WIB sampai 23.00 WIB. Pemesan ready 24 jam tapi outletnya yang kita batasi jamnya. Juga bisa dipesan melalui aplikasi online," tambahnya.*(Ning). 

Senin, 07 Desember 2020

Onde-onde Oven Mulai Dikenalkan Olivia Bakery ke Pengunjung Sunrise Mall

Onde-onde Oven Mulai Dikenalkan Olivia Bakery ke Pengunjung Sunrise Mall

Karyawan Olivia Bakery saat bagikan Onde-onde Oven gratis di Sunrise Mall Mojokerto

LN News Today (Mojokerto) - Olivia Bakery kini mulai mengenalkan inovasi barunya, yakni onde-onde oven kepada pengunjung Sunrise Mall Kota Mojokerto, Minggu (6/12). Onde-onde oven ini dibagikan secara cuma-cuma oleh Olivia Bakery selaku perintis inovasi makanan khas Kota Mojokerto itu.

Onde-onde oven yang kini menjadi produk unggulan Olivia Bakery yang mengankat ikon Kota Mojokerto diperkenalkan pada pengunjung Sunrise Mall yang berada di Jalan Benteng Pancasila, Kota Mojokerto ini.

Pemilik Olivia Bakery, Ferry Gunawan mengatakan, pihaknya membagikan secara gratis onde-onde oven ini agar masyarakat lebih mengenal dan langsung merasakan produk inovasi toko oleh-oleh khas Kota Mojokerto yang beralamat di Jalan Majapahit Selatan Nomor 99, Kota Mojokerto ini.

"Untuk pengunjung Sunrise Mall Mojokerto hari ini kita bagikan ratusan onde-onde oven secara gratis. Harapannya ya mereka bisa langsung merasakan produknya" jelasnya.

Pengunjung Sunrise Mall Mojokerto cicipi Onde-onde Oven

Salah satu pengunjung Sunrise Mall Mojokerto, Bayu asal Bangsal mengatakan jika onde-onde oven yang dirasakan kenyal dan memang berbeda dari onde-onde yang biasa dirasakan. "Saya pertama merasakan onde-onde oven ini. Saya suka karena banyak varian rasa dan cocok kalo buat oleh-oleh," terangnya. 

Untuk diketahui, pemilihan proses oven, lanjut Fery, karena onde-onde yang merupakan kue khas Kota Mojokerto dengan digoreng banyak ditemui dimana-mana sehingga dipilih oven. Jika pelanggan tidak ingin makan onde-onde yang berminyak, tegas Fery, jadi pilihannya onde-onde oven Olivia Bakery. 

"Kalau harganya memang kita bervariasi dari Rp 47. 500  sampai Rp 50 ribu dengan varian enam rasa isi paket 10 buah. Namun customer juga bisa mencoba enam varian dari kita. Untuk onde-onde oven sendiri karena kita tidak memakai pengawet, kita menyarankan customer kurang lebih dua sampai tiga hari," pungkasnya. (Ning/Jne).

Life

Internasional

Business