Diksi Today: l
Tampilkan postingan dengan label l. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label l. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Desember 2022

Video Mesum Diduga Lokasi di Trawas Mojokerto Viral di Status WA

Video Mesum Diduga Lokasi di Trawas Mojokerto Viral di Status WA

Cupture video mesum yang diduga dilakukan di warung di sepanjang Jalan Mojosari-Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. 

LN News Today(Mojokerto) - Sebuah video mesum viral di status WhatsApp (WA) masyarakat di Mojokerto dan aplikasi Tik-tok. Video berdurasi 26 detik tersebut diduga dilakukan pasangan kekasih di sebuah warung di wilayah Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Aksi keduanya terekam camera Handphone (HP) pengunjung warung lainnya. Dalam rekaman video tersebut tampak dua orang diduga pasangan kekasih sedang melakukan aksi mesum. Pengunggah video memberi judul "PENAMPAKAN DAERAH TRAWAS MANUSIA TANPA KEPALA". 

"Saya tahu dari status WA teman. Ramai mulai Senin kemarin, katanya ia di warung-warung yang ada di wilayah Trawas. Katanya di aplikasi Tik-tok juga ada, tapi saya cari tidak ketemu," ungkap salah satu warga yang mengetahui video mesum tersebut, Kamis (29/12/2022).

Hal yang sama disampaikan warga Mojokerto lainnya. Ia mengaku mengetahui vieo mesum tersebut justru diberitahu anaknya. "Saya tahu dari anak saya, katanya Trawas ramai ada video mesum. Katanya dia tahu dari status WA temannya," tambah SP. 

Video tersebut tersebar mulai, Senin (26/12/2022). Dalam video tampak video diambil di sebuah warung yang diduga terletak di pinggir Jalan Mojosari-Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Ini sepanjang Jalan Mojosari-Trawas berjajar puluhan warung di pinggir jalan.

Video diambil dari arah warung yang terletak membelakang bangunan warung yang digunakan keduanya melakukan aksi mesum. Video berawal dari pohon pinus khas tanaman di wilayah Perhutani, tak lama camera diarahkan ke warung lokasi keduanya melakukan aksi mesum.

Dalam video tidak terlihat wajah keduanya karena tertutup bagian atap warung, ini lantaran lokasi pengambil video lebih tinggi bangunannya dibanding lokasi warung keduanya melakukan aksi mesum. Terlihat bangunan warung terbuka.

Keduanya tampak tak khawatir aksi mereka diketahui pengunjung lainnya. Meski wajah keduanya tak tampak namun terlihat, sang perempuan dipangku seorang laki-laki. Meski dugaan adegan mesum tersebut dilakukan masih dengan pakaian lengkap.

Sementara itu, Kapolsek Trawas AKP Didit Setiawan mengatakan, jika pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait beredarnya video mesum yang diduga dilakukan di sebuah warung di wilayah Trawas. "Belum pasti mbak (lokasi video mesum dilakukan), masih diselidiki," tegasnya.*(ning). 

Selasa, 12 Oktober 2021

Rumah Makan Sagu di Mojokerto Disegel Satpol PP

Rumah Makan Sagu di Mojokerto Disegel Satpol PP

Petugas Satpol PP Kabupaten Mojokerto menutup rumah makan Sagu di Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. 

LN News Today(Mojokerto) - Karena menunggak pajak sebesar Rp148 juta, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mojokerto menyegel sebuah rumah makan Sagu di Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Petugas Satpol PP datang bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto. 

Petugas langsung melakukan penyegelan di area rumah makan tersebut. Petugas memasang garis penyegelan di bagian dapur, tempat lesehan dan kasir rumah makan tersebut. Petugas juga memasang banner ukuran besar di pagar besi dan atas kasir rumah makan Sagu. Banner bertuliskan, "Lokasi Obyek Pajak Ini Ditutup" dan "Perhatian, Lokasi Ini Menunggak Pajak Daerah".

Kepala Bidang (Kabid) Penegak Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Mojokerto, Samsul Bahri mengatakan, penyegelan dilakukan petugas penegak Peraturan Daerah (Perda) lantaran Badan Pemeriksa Keuangan menemukan ada tunggakan pajak sebesar Rp148 juta dari rumah makan Sagu tersebut. 


"Penyegelan dilakukan lantaran ditemukan tunggakan pajak sebesar Rp148 juta. Tunggakan ini temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan mulai tahun 2017 hingga awal September 2021. Segel akan di lepas dan warung bisa beroperasi jika pemilik melunasi tunggakan pajak, jika tidak segera melunasi maka akan melimpahkan penagihan pajak ke penegak hukum," ungkapnya, Senin (11/10/2021).

Sementara itu, perwakilan pemilik warung Sagu, Edy Waluyo mengatakan, sejak adanya Covid-19 pengunjung rumah makan Sagu menurun, namun tagihan pajak tetap tinggi. "Sejak pemasangan Chicken Box dari Bapenda, tunggakan pajak kita membengkak. Naik dratis, 1.000 persen, Rp5 juta sampai Rp8 juta per bulan," ujarnya. 

Dari akumulasi tersebut terkumpul Rp50 juta lebih, yakni mulai tahun 2017 sampai 2020. Meski di tahun 2021 tidak Chicken Box tidak terpasang tapi pemilik tetap bayar pajak. Pihak rumah makan meminta keringanan dari Bapenda Kabupaten Mojokerto agar tunggakan pajak sebesar Rp148 juta tersebut segera terlunasi dan aktivitas rumah makan segera bisa beroperasi kembali.*(adit). 

Kamis, 16 September 2021

Ribuan Pelajar di Kota Mojokerto Dapat Fasilitas Gratis

Ribuan Pelajar di Kota Mojokerto Dapat Fasilitas Gratis

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat menghadiri Sosialisasi Program Prioritas Pendidikan Kota Mojokerto di SMPN 4 Kota Mojokerto.


LN News Today(Mojokerto) - Ribuan siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dan swasta di Kota Mojokerto akan memberikan tambahan fasilitas gratis. Selain seragam dan peralatan sekolah gratis, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto juga memberikan sepatu dan angkutan sekolah gratis.

"Bagi warga yang bersekolah di Kota Mojokerto, baik negeri dan swasta kita berikan fasilitas gratis sebagai program prioritas dunia pendidikan di tahun 2021 ini," ungkap Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat Sosialisasi Program Prioritas Pendidikan Kota Mojokerto di SMPN 4 Kota Mojokerto, Rabu (15/9/2021). 

Fasilitas gratis tersebut akan diberikan kepada ribuan pelajar mulai dari alat tulis, tas, seragam sekolah, sepatu yang dibagikan di masing-masing sekolah. Selain itu, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), ribuan pelajar tersebut juga akan menikmati transportasi antar jemput pelajar gratis dari Pemkot Mojokerto. 

"Total ada 2.556 siswa untuk SD Negeri-Swasta dan MI masing-masing dapat tiga stel pakaian, SMP sederajat sebanyak 2.714 siswa dapat tiga stel pakaian dan tambahan tahun ini, mereka juga akan mendapatkan sepatu. Pemkot Mojokerto juga telah melakukan mandatory spending sebesar 20 persen dari total APBD Kota Mojokerto," jelasnya. 


Ini merupakan satu dari dua program prioritas di bidang pendidikan saat pandemi Covid-19. Tujuan mandatory spending ini adalah untuk mengurangi masalah ketimpangan sosial dan ekonomi daerah. Dengan memberikan kesiapan sarana prasarana sekolah, seperti IT, kamar mandi, renovasi gedung yang gak layak dan kesejahteraan GTT dinaikkan. 

"Kondisi pandemi membuat adanya perubahan skema pembelajaran konvensional menjadi pembelajaran konvensional ke pola PJJ dan PTM Terbatas. Ini memang memberatkan semua pihak, termasuk siswa, para guru dan juga wali murid. Terlebih di sisi lain harus ada transfer knowledge dalam menyelesaikan kurikulum dan tercapainya kewajiban Standart SPM di setiap sekolah," urainya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Amin Wachid menambahkan, penyerahan seragam dan sepatu gratis akan dilakukan pada Jumat, (17/9/2021) ke masing-masing SD dan SMP Sederajat. "Semua harus disalurkan di masing-masing sekolah untuk semua siswa yang bersekolah di Kota Mojokerto, Jumat nanti," tambahnya. 

Sosialisasi Program Prioritas Pendidikan Kota Mojokerto di SMPN 4 Kota Mojokerto yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto tersebut diikuti sebanyak 108 Kepala Sekolah di Kota Mojokerto. Baik SD maupun SMP Negeri dan swasta serta para guru SMPN 4 dan SMPN 9.*(Ning).

Life

Internasional

Business