Diksi Today: Politik
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 November 2022

Bawaslu Kota Mojokerto Gelar Sosialisasi Pemetaan IKP Pemilu 2024

Bawaslu Kota Mojokerto Gelar Sosialisasi Pemetaan IKP Pemilu 2024

Bawaslu Kota Mojokerto gelar Pemetaan IKP dalam Pengawasan Penyelenggaraan Tahapan Pemilu Tahun 2024 di salah satu hotel di Kota Mojokerto. 

LN News Today(Mojokerto) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Mojokerto menggelar sosialisasi Pemetaan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dalam Pengawasan Penyelenggaraan Tahapan Pemilu Tahun 2024 di Kota Mojokerto. Sosialisasi digelar salah satu hotel di Kota Mojokerto, Kamis (17/11/2022).

Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Organisasi, Data dan Informasi, Bawaslu Kota Mojokerto, Dian Pratmawati mengatakan, pemetaan IKP yakni terkait segala hal yang berpotensi mengganggu atau menghambat proses Pemilu yang demokratis dengan tujuannya untuk memetakan kerawanan di 37 provinsi dan 514 kabupaten/kota. 

"Hasil dari pemetaan akan dilakukan proyeksi dan deteksi dini untuk pencegahan Pemilu dan Pilkada tahun 2024. Yang diutamakan adalah pencegahan melalui proses pengawasan. Jika tidak sesuai peraturan yang lalu, yang melanggar peraturan baru, ada data jadi kita benar-benar memaksimalkan untuk proses pencegahan," ungkapnya. 

Kontruksi IKP sendiri, lanjut Dian, ada empat dimensi yakni kontes sosial dan politik, penyelenggaraan Pemilu, kontestasi dan partisipasi. Kabupaten/kota, hanya sebagai indikator untuk disampaikan ke tingkat provinsi dan akan diolah Bawaslu RI yang nantinya akan diketahui, kabupaten/kota tersebut terindikasi di level mana.

Kasat Intel Polresta Mojokerto, Iptu Pujiyono yang hadir dalam sosialisasi tersebut mengatakan, ada beberapa permasalahan yang sempat muncul di Kota Mojokerto tapi tidak signifikan dan tidak terlalu berpengaruh. "Dukung mendukung di wilayah Mojokerto Kota belum nampak dalam proses pencalonan," ujarnya.

Menurutnya, permasalahan di wilayah Kabupaten Mojokerto lebih dominan daripada Kota Mojokerto. Dalam penanganan potensi konflik, pihaknya juga melakukan analisa, prediksi, langkah yang telah diambil dan langkah yang akan diambil. Sehingga pihaknya mengimbau untuk terus melakukan koordinasi agar potensi kerawanan tidak terjadi. 

Sementara itu, Kepala Bidang Organisasi, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto, Moch Chariris mengatakan, indeks kerawanan Pemilu dalam perspektif media massa. Yakni terkait minimnya literasi, terutama untuk pemilih pemula sehingga dibutuhkan sosialisasi edukasi Pemilu kepada para pemilih pemula.

"Gagdet, ancaman mulai dari serangan siber dan social engineering. Informasi hoaks, misinformasi dan disinformasi. Sehingga bisa diantisipasi dengan membangun karakter positif melalui, media massa, platform media sosial, kedekatan psikologi sosial, menjalin komunikasi antar lembaga dan membangun isu politik," tegasnya.*(ning). 

Rabu, 14 April 2021

Bulan Ramadhan, Ini Jam Kerja PNS Pemkab Mojokerto

Bulan Ramadhan, Ini Jam Kerja PNS Pemkab Mojokerto

 

ASN Pemkab Mojokerto. [Foto: dok]

LN News Today(Mojokerto) - Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo Nomor 9 Tahun 2021 tentang Penetapan Jam Kerja pada Bulan Ramadhan 1442 Hijriah Bagi Pegawai ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah, Pemkab Mojokerto menerbitkan Surat Edaran Nomor : 800/001/416-204/2021.

Surat tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mojokerto, Himawan Estu Bagijo. Pengaturan jam kerja di lingkup Pemkab Mojokerto tetap memperhatikan pengendalian Covid-19 pada lingkungan instansi pemerintah. Surat Edaran tersebut mengatur jam kerja bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) 5 hari kerja dan OPD 6 hari kerja. 

"Jika pada hari biasa, jam kerja ASN dalam satu hari kurang lebih 7,5 jam dengan total 37,5 jam per pekan. Dengan ketentuan, Senin-Kamis dari 07.30 WIB sampai 16.00 WIB dengan waktu istirahat satu jam," ungkap Kasubbag Humas dan Protokol Pemkab Mojokerto, Alfiyah Ernawati, Rabu (14/4/2021).

Jumat dimulai 07.30 WIB sampai 16.30 WIB dengan waktu istirahat satu setengah jam. Maka jam kerja pegawai ASN pada Ramadhan diubah menjadi, untuk instansi yang memberlakukan lima hari kerja, jam kerja pada hari Senin-Kamis mulai Pukul 08.00-15.00 dengan waktu istirahat hanya setengah jam yakni pukul 12.00-12.30

Jam kerja pada hari Jumat mulai pukul 08.00-15.30. Waktu istirahat selama satu jam yakni  pukul 11.30-12.30. Untuk Instansi Pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja, jam kerja hari Senin-Kamis dan Sabtu mulai pukul 08.00-14.00. Sedangkan waktu istirahat hanya setengah jam  yakni  pukul 12.00-12.30. 

"Di hari Jumat mulai dari jam 08.00 sampai 14.30 dengan waktu istirahat selama satu jam yakni  pukul 11.30-12.30. Jam kerja efektif bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima atau enam hari kerja selama bulan Ramadhan 1442 Hijriah minimal 32,5 jam dalam satu minggu," terangnya.*(Ning). 

Minggu, 07 Maret 2021

 Muscab DPC PKB Kota Mojokerto Kisruh

Muscab DPC PKB Kota Mojokerto Kisruh

Kisruh mewarnai Muscab DPC PKB di Kantor PCNU Kota Mojokerto


LN News Today(Mojokerto)
- Kisruh mewarnai Musyawarah Cabang Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (Muscab DPC PKB) Kota Mojokerto yang digelar di Kantor Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Mojokerto. Ini lantaran adanya aksi protes dari peserta Muscab. 

Dalam muscab yang digelar secara tertutup tersebut, peserta protes karena adanya ketidakpuasan. Peserta muscab tidak puas dengan nama-nama yang akan ditetapkan ke dalam susunan pengurus DPC PKB Kota Mojokerto. Meski sempat kisruh, namun muscab kembali digelar

Dalam muscab DPC PKB Kota Mojokerto yang digelar, Minggu (7/3/2021) tersebut menghasilkan, Ketua DPC PKB Kota Mojokerto Masduki, Sekretaris Junaedi Malik, Bendahara Mustafa, Dewan Syuro KH Asadudin dan Kiai Muhammad Ismail. Turut hadir perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Kartika. 

"Muscab digelar bertujuan untuk proses menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Momentum itu harus didapatkan PKB untuk menang dan berkiprah lebih jauh sehingga bisa bermanfaat bagi Bangsa dan Negara," ungkap Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar dalam sambutan virtualnya. 


Proses demokrasi saat ini berkembang dengan profesional sehingga partai politik harus dituntut aktif dan bisa mengikuti perkembangan yang ada. Masih kata Cak Imin, PKB harus solid secara keseluruhan dan seluruh pengurus di DPC sampai tingkat pusat harus bersinergi demi kemajuan PKB. 

"Jumlah Menteri kita saat ini hanya 4 orang dalam kabinet, ke depan harus diperbanyak. Progres ke depan kita harus bisa mengalahkan PDI-P dalam pelaksanaan Pilpres 2024. Jatim harus kita rebut kembali dengan syarat semua kader harus solid," pungkasnya.*(Ning). 

Sabtu, 06 Maret 2021

Gubernur Jawa Timur Hadiri Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto

Gubernur Jawa Timur Hadiri Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto

Acara sertijab Bupati dan wakil bupati Mojokerto di Gedung DPRD Kab Mojokerto


LN News Today(Mojokerto)
- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati Mojokerto dan Rapat Paripurna Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto di Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto, Jalan Raya RA Basoeni, Kecamatan Sooko.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dan Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Ali Barra menerima jabatan dari Plh Bupati Mojokerto, Didik Chusnul Yakin. Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto ditandani dengan penandatanganan memori jabatan. 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan beberapa arahan penting terkait ekonomi makro Kabupaten Mojokerto. Mulai dari akselerasi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi lewat pengembangan sektor unggulan berdaya saing tinggi.

Modernisasi infrastruktur dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), mendorong investasi, meningkatkan produksi serta efisiensi sektor unggulan. Menanggapi hal tersebut, Bupati menyatakan akan selalu konsisten dalam menjalankan visi misi serta program kerja.

"Visi kami adalah terwujudnya Kabupaten Mojokerto maju, adil dan makmur melalui penguatan infrastruktur dan peningkatan kualitas SDM. Kami juga punya misi untuk mewujudkan SDM sehat, cerdas, terampil dan produktif dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketakwaan," ungkapnya, Jumat (5/3/2021). 

Dibawah kepemimpinannya, Bupati menginginkan pembangunan kemandirian ekonomi yang berdimensi kerakyatan. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintregitas, akuntabel, bersih dan transparan serta pemerataan dan perluasan pembangunan infrastruktur semua sektor.


Sementara itu, Bupati Mojokerto, Ikfina Fatmawati mengajak semua untuk menguatkan tekad, demi mewujudkan Kabupaten Mojokerto untuk meraih yang terbaik ke depannya. Bupati secara tegas juga berkomitmen untuk menjalankan birkorasi bersih, jujur, amanah dan bebas tindak KKN.

"Kita harus solid, kerja jujur, cermat dengan dilandasi niat bekerja sebagai ibadah untuk memperoleh ridha Allah SWT. Pesan Gubernur yang perlu digarisbawahi harus segera brikdone terkait letak angka sehingga langkah yang diambil tepat," tegasnya. 

Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sahat Tua P. Simanjuntak, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Albarraa, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, serta Pimpinan OPD Provinsi Jawa Timur.*(Ning). 

Rabu, 17 Februari 2021

Didik Chusnul Yakin Jabat Plh Bupati Mojokerto

Didik Chusnul Yakin Jabat Plh Bupati Mojokerto

Didik Chusnul Yakin, Usai Terima SK Penunjukan Plh Bupati Mojokerto


LN News Today(Mojokerto)
- Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mojokerto, Didik Chusnul Yakin menjabat sebagai Plh Bupati Mojokerto lantaran pelantikan Kepala Daerah terpilih batal digelar. Serah terima jabatan akan digelar di ruang Satya Bina Karya (SBK) Pemkab Mojokerto, Rabu (17/2/2021) nanti malam. 

Penunjukan mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) ini sesuai Surat Keputusan Gubenur Jawa Timur Nomor : 131/173/011.2/2021 tentang Penunjukan Pelaksanaan Harian Bupati Mojokerto. Didik menerima SK tersebut Gubenur Jawa Timur pada, Selasa (16/2/2021) yang diserahkan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak. 

Pelantikan Kepala Daerah terpilih di sejumlah daerah di Jawa Timur batal digelar lantaran masih ada sejumlah sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Mahkamah Konstitusi (MK). Sementara masa jabatan Bupati Mojokerto, Pungkasiadi berakhir pada, Rabu (17/2/2021) hari ini. 

Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, Gubenur Jawa Timur menunjuk Pejabat Sekdakab Mojokerto sebagai Plh Bupati Mojokerto sampai Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, 9 Desember 2020 lalu dilantik. 

Kabag Pemerintahan Setdakab Mojokerto, Rachmat Suharyono mengatakan, sebelum Kepala Daerah terpilih dilantik tidak boleh ada kekosongan kekuasaan sehingga jabatan yang kosong akan diisi oleh Plh Sekda. "Tidak hanya di Kabupaten Mojokerto, namun di seluruh Indonesia yang menggelar Pilkada serentak," ungkapnya. 

Pelantikan Kepala Daerah terpilih rencananya akan digelar akhir Februari mendatang secara serentak se-Indonesia. Rencananya dilakukan secara virtual, namun pihaknya masih menunggu terkait kapan dan proses pelaksanaan pelantikan Kepala Daerah terpilih. 

"Kemarin, Pak Didik (Pejabat Sekdakab Mojokerto, red) menerima SK penunjukan Plh Bupati Mojokerto. Nanti sore, rencananya sertijab akan digelar di SBK Pemkab Mojokerto antara Bupati Mojokerto, Pak Pung (Pungkasiadi, red) dengan Pak Didik. Karena tidak boleh ada kekosongan kekuasaan sebelum pelantikan," katanya. 


Dalam SK tersebut dijelaskan, Rachmat menambahkan, Plh Bupati nantinya mempunyai tugas untuk melaksanakan tugas sehari-hari Bupati Mojokerto dan melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada Gubenur Jawa Timur. Namun Plh Bupati tidak berwenang mengambil keputusan atau tindakan yang bersifat strategis. 

"Yakni yang berdampak pada perubahan status hukum pada aspek organisasi, kepegawaian dan alokasi anggaran. Tugas Pak Didik sebagai Plh Bupati Mojokerto berlaku sejak tanggal ditetapkan dan berakhir sampai dengan dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pilkada serentak tahun 2020 lalu," tegasnya. 

Seperti diketahui dari 19 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada Serentak 2020, tiga daerah di antaranya, Banyuwangi, Lamongan dan Surabaya sedang menjalani sengketa di MK. Sedangkan 16 kabupaten/kota lainnya meski tak bersengketa di MK, seluruh daerah itu kini juga mengalami penundaan pelantikan.*(Ning). 

Sabtu, 23 Januari 2021

KPU Kabupaten Mojokerto Tetapkan Pasangan Ikbar Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

KPU Kabupaten Mojokerto Tetapkan Pasangan Ikbar Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Ketua KPU Mojokerto, Menyerahkan Salina Surat Keputusan Penetapan

LN News Today(Mojokerto) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan Ikfina Fatmawati-Muhammad Al Barra sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mojokerto tahun 2020. Rapat pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih digelar di salah satu hotel di kawasan Trawas. 

Berdasarkan salinan Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK) dari Makamah Konstitusi (MK) melalui KPU RI yang di terima KPU Kabupaten Mojokerto, maka KPU Kabupaten Mojokerto melakukan rapat pleno menggelar penetapan pasangan Ikbar sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto terpilih

"Hasil Berita Acara Penetapan (BAP) rapat pleno terbuka kita serahkan ke ketiga paslon, partai pengusung, Bawaslu dan Ketua DPRD yang nantinya akan dibuat ke tahapan selanjutnya," ungkap Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Buchori, Jumat (22/1/2021) malam. 

Pansangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Turut hadir dalam rapat pleno terbuka penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kapolres Mojokerto AKBP Doni Alexander, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto Aris Fahrudin Asy'at, Ketua DPRD diwakili Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Sholeh, Partai Politik serta perwakilan dari paslon nomor urut dan nomor urut 3.*(Ning).

Minggu, 17 Januari 2021

Mojokerto Raya Terapkan PPKM, Petugas Akan Lakukan Pengawasan dan Penindakan

Mojokerto Raya Terapkan PPKM, Petugas Akan Lakukan Pengawasan dan Penindakan

Grafis Sumber Pemprov Jatim

LN News Today(Mojokerto) - Zona merah meluas, Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa menambah empat kabupaten/kota terapkan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Empat daerah tersebut yakni Kabupaten/Kota Mojokerto, Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Kediri. 

Bersama tiga daerah lainnya, Kabupaten Mojokerto menyusul 11 kabupaten/kota di Jawa Timur menerapkan PPKM. Ini lantaran sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2021, daerah harus melakukan PPKM ketika sudah memenuhi empat unsur. 

Dari parameter yang ada, Kabupaten Mojokerto sudah memenuhi keempat unsur yang ada. Yakni, tingkat kematian di atas rata-rata tingkat kematian nasional, tingkat kesembuhan di bawah rata-rata tingkat kesembuhan nasional, tingkat kasus aktif di atas rata-rata tingkat kasus aktif nasional.

Dan tingkat keterisian tempat tidur Rumah Sakit (Bed Occupation Room/BOR) untuk Intensive Care Unit (ICU) dan ruang isolasi di atas 70 persen. Penerapan PPKM nantinya, akan dimulai pada tanggal 15 Januari sampai 28 Januari 2021.

Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mojokerto, Didik Khusnul Yakin mengatakan, PPKM didasari pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Serta Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 7 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 yang sudah direvisi pada, Rabu (13/1/2021) 

"Kabupaten Mojokerto masuk dalam wilayah PPKM, semula tidak masuk karena masuk wilayah PPKM tentu saja kegiatan ini mengikuti apa yang ada di dalam Inmendagri maupun Keputusan Gubernur Jawa Timur," ungkapnya, Jumat (15/1/2021). 

Plt Sekdakab Mojokerto, Didik Khusnul Yakin

Antara lain, Work From Home (WFH) sebesar 75 persen dan Work From Office (WFO) sebesar 25 persen. Jam operasional pasar dibatasi yakni mulai pukul 03.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB, sementara wisata dan restoran karena mengikuti zona mewah maka kapasitasnya 25 persen. 

"Untuk sektoral esensial seperti kontruksi tetap 100 persen tapi protokol kesehatan yang ketat. Kalau pendidikan tetap masih daring, untuk penutupan jalan tidak karena ini sifatnya kan pembatasan. Hajatan masih boleh tapi kapasitas dan protokol kesehatan diperketat," jelasnya. 

Terkait hal tersebut, lanjut Didik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan bekerja sama dengan TNI/Polri untuk melakukan pengawasan. Karena sudah masuk instruksi maka pelanggar akan diberikan sanksi.*(Ning).

Kamis, 17 Desember 2020

Pleno Rekapitulasi Pilbup Mojokerto 2020, Data di Sirekab Capai 94,91 Persen

Pleno Rekapitulasi Pilbup Mojokerto 2020, Data di Sirekab Capai 94,91 Persen

Pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pilbup Mojokerto tahun 2020

LN News Today (Mojokerto) – Tahapan Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto tahun 2020 terus bergulir. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto telah menggelar Rapat Pleno Terbuka Hasil Penghitungan Suara di tingkat Kabupaten. Dalam agenda yang digelar di Gedung Pemilu KPU Kabupaten Mojokerto ini, pasangan nomor urut 1 Ikhfina Fahmawati-Muhammad Al Barra meraih suara terbanyak.

Data perolehan suara pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Ikfina Fatmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar) mendapatkan 405.157 suara. Paslon nomor urut 2, Yoko Priyono-Choirun Nisa (Yoni) mendapatkan 95.481 suara dan paslon nomor urut 3, Pungkasiadi-Titik Masudah mendapatkan 120.458 suara

Jumlah suara sah sebanyak 621.096 suara dan jumlah suara tidak sah sebanyak 27.327 suara. Sementara jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Mojokerto sebanyak 823.014 pemilih dan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 18 kecamatan sebanyak 2.084 TPS. 

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto, Achmad Arif mengatakan, proses rekapitulasi penghitungan suara dihadiri saksi paslon dan diawasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto. "Rekapitulasi penghitungan suara dilakukan penjumlahan data-data dari seluruh kecamatan dalam formulir C.Hasil-KWK," ungkapnya, Rabu (16/12/2020). 

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pilbup Mojokerto tahun 2020

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto Divisi Teknis ini menambahkan, data-data dari seluruh kecamatan dalam formulir C.Hasil-KWK dituangkan ke dalam formulir Model D. Hasil Kabupaten-KWK. Selanjutnya, Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati Mojokerto dipublikasikan ke masyarakat selama tujuh hari ke depan. Baik melalui web Sirekap maupun papan pengumuman. 

"Ini tadi rapat pleno hasil penghitungan suara di 18 kecamatan ke tingkat kabupaten. Dalam rapat pleno ini, kita gunakan dua alat bukti yakni Excel dan web kita Sirekab. Memang tadi hasil akhirnya untuk paslon nomor urut 1, Ikbar berbeda yakni sebanyak 24 suara. Namun sudah clear setelah ditelusuri sehingga ini sudah tuntas," katanya.

Arif menyebutkan, hasil penghitungan suara ada selisih yakni 405.157 suara dan 405.133 suara. Ada sebanyak 24 suara selisih tersebut diketahui ada di TPS 1 Desa Gemekan, Kecamatan Sooko. Hasil penelusuran diketahui jika ada kesalahan penulisan sehingga hasil akhir paslon Ikbar mendapatkan perolehan suara sebanyak 405.157 suara. 

"Untuk di web Sirekab, kita pastikan besok tuntas. Data sudah masuk tapi yang masih terbaca di angka 94, 91 persen, kurang 5,1 persen. Hasil ini kita publikasikan ke masyarakat dan untuk penetapan Bupati Mojokerto terpilih, KPU masih menunggu Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK)," ujarnya. 

KPU Kabupaten Mojokerto, lanjut arif, belum menetapkan Bupati dan Wakil Mojokerto 2020 terpilih. Ini lantaran KPU Kabupaten Mojokerto memberikan waktu kepada peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang keberatan untuk melakukan gugatan ke MK. (Ning/Jne).

Selasa, 15 Desember 2020

KPU Mojokerto Gelar Pleno Penetapan Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilbup Mojokerto 2020

KPU Mojokerto Gelar Pleno Penetapan Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilbup Mojokerto 2020

Diagram real count Pilbup Mojokerto 2020

LN News Today (Mojokerto) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto bakal menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto tahun 2020. Rapat pleno tersebut rencananya akan digelar Rabu, (16/12/2020).

Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilbup Mojokerto tahun 2020 sendiri dilangsungkan mengingat berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2020, penetapan hasil penghitungan suara untuk Pemilihan Wali Kota atau Bupati dijadwalkan pada 13-17 Desember.

Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Buchori mengatakan, Rabu besok KPU Kabupaten Mojokerto akan menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati Mojokerto. "Besok Rekapitulasi tingkat kabupaten. Untuk tingkat kecamatan sudah selesai," ungkapnya, Selasa (15/12/2020).

Muslim menambahkan, Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati Mojokerto akan digelar di Gedung Pemilu KPU Kabupaten Mojokerto. Rekapitulasi di tingkat kecamatan sesuai PKPU Nomor 4 Tahun 2020 digelar tanggal 10-14 Desember 2020. Untuk Kabupaten Mojokerto sendiri digelar tanggal 11 dan 12 Desember 2020.

"Jadi pasca pemungutan suara, dari KPPS kotak suara langsung kita geser ke PPS kemudian stand by di PPK. Sebanyak 16 kecamatan telah menggelar rekapitulasi tanggal 11 Desember lalu dan 2 kecamatan yakni Kecamatan Gedeg dan Trowulan di tanggal 12 Desember. Jadi rekapitulasi di tingkat kecamatan sudah selesai," katanya.

Muslim menjelaskan, saat ini seluruh kotak suara sudah berada di Gedung Pemilu KPU Kabupaten Mojokerto. Terkait pengumuman penetapan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto terpilih, KPU Kabupaten Mojokerto menunggu surat resmi dari Mahkamah Konstitusi (MK). Apakah ada Permohonan Perselisihan Hasil Pemilu (PKPU).

"Iya, untuk web kita Sirekab pasca rekapitulasi memang langsung masuk kesitu datanya. Per pukul 10.00 WIB, tadi masih masuk 80 persen. Memang benar rekapitulasi di tingkat kecamatan selesai namun untuk data di web memang belum masuk secara keseluruhan karena kendala server. Namun acuan kita sesuai PKPU, hasil rekapitulasi secara manual," jelasnya.

Muslim menambahkan, setelah KPU Kabupaten Mojokerto mengantongi surat resmi dari MK maka ada lima hari untuk menggelar pengumuman penetapan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto periode 2020-2025. Data sementara, pasangan Ikbar unggul 65,7 persen dengan perolehan suara 328.388.

Sementara itu, Yoni dengan 15,7 persen dari 78.567 suara, sementara pasangan Mas Pung-Mbak Titik memperoleh 18,6 persen dari 92.857 suara. Perolehan suara tersebut baru berdasarkan 80,95 persen data perolehan suara yang masuk ke KPU Kabupaten Mojokerto. Yakni data dari 1.687 TPS, dengan total jumlah TPS di Pilbup Mojokerto sebanyak 2.084 TPS.

Data tersebut merupakan data real count dari laman resmi Komisi Pemilihan Umum RI, pilkada2020.kpu.go.id hingga Kamis (10/12/2020) pukul 12.43 WIB. (Ning/Jne).

Jumat, 11 Desember 2020

Ini 3 Hikmah Pilkada Mojokerto 2020 Menurut PKB

Ini 3 Hikmah Pilkada Mojokerto 2020 Menurut PKB

 
Foto bersama Mas Pung - Mbak Titik dengan tim

LN News Today (Mojokerto) - Tahapan pemungutan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto tahun 2020 telah usai. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyampaikan tiga hal yang dapat digunakan sebagai pelajaran dalam berlangsungnya Pilkada serentak Kabupaten Mojokerto tahun 2020 ini.

Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Ayni Zuroh menyampaikan tiga hikmah yang bisa dipetik dari pelaksanaan Pilkada Kabupaten Mojokerto tahun 2020 ini melalui pres rilis yang dikeluarkan pada Jumat (11/12/2020).

Tiga hal tersebut, yang pertama adalah persepsi publik akan kepemimpinan daerah yang dibangun PKB melalui keunggulan visi misi kandidat, masih belum cukup mampu membuat kesadaran baru secara signifikan dalam masyarakat. PKB berharap kedepan dapat konsisten membawa narasi kebaikan untuk Mojokerto.

"Hikmah kedua, kami berharap, berbagai elit politik dan pemerintahan mencermati dan merumuskan solusi berbagai fenomena selama pelaksanaan Pilkada berlangsung agar demokrasi  dapat berjalan lebih baik dan menghasilkan pemerintahan yang bersih" ungkapnya.

Ketiga, yakni kontestasi politik kedepan harus mengutamakan gagasan pembangunan dan kepentingan hajat semua masyarakat di atas kepentingan lainnya. "Kami membawa narasi 'Mojokerto Keren - Mojokerto Kerja Nyata' pada Pilkada 2020. Kami akan membawa narasi ini untuk mengkawal kepemimpinan daerah kedepannya," tambahnya.

Tak hanya menyampaikan tiga hal tersebut, Ayni Zuroh juga menyampaikan terima kasih kepada semua tim, partai koalisi dan relawan. Khususnya warga Nahdhiyyin yang telah all out dalam memperjuangkan kandidat, yakni Mas Pung - Mbak Titik.

"Kami juga sangat bangga dan mengapresiasi dengan kader kami yaitu, Titik Masudah atas performa dan kinerja luar biasa selama konstestasi politik di Pilkada Mojokerto 2020 berlangsung. Komitmen dan integritasnya patut menjadi teladan bagi semua," tuturnya.

Masih kata Ayni Zuroh, dalam hal ini PKB mengajak semua pihak agar tetap mengawal bersama proses rekapitulasi suara sampai hasil akhir perhitungan resmi yang akan diumumkan oleh KPU Kabupaten Mojokerto nanti.

"Kemenangan dan kekalahan dalam proses demokrasi adalah hal biasa. Yang terpenting bagi partai politik adalah mengawal kader yang diusungnya dalam menyampaikan substansi gagasan pembangunan dan kemampuan edukasi politik di masyarakat, " imbuhnya. (Ning/Jne).

Pilkada Mojokerto Kondusif, Kapolresta Patroli Sambil Gowes dan Sampaikan Terima Kasih Kepada Masyarakat

Pilkada Mojokerto Kondusif, Kapolresta Patroli Sambil Gowes dan Sampaikan Terima Kasih Kepada Masyarakat

Jajaran Polres Mojokerto Kota patroli Pilkada 2020 dengan sepeda angin

LN News Today (Mojokerto)Terwujudnya situasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mojokerto tahun 2020 yang aman dan kondusif, Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi lakukan patroli dengan sepeda angin, kamis (10/12/2020). dalam kesempatan ini, Kapolresta juga menyapa masyarakat sembari mengucapkan terima kasih, karena masyarakat juga turut serta mewujudkan situasi kamtibmas selama pilkada ini kondusif.

bersama komunitas sepeda Gajah Mada Cycling Club (GMCC), Kapolresta Mojokerto berkeliling dengan rute dari Mapolres Mojokerto Kota - Jembatan Gajah Mada - Lespadangan - PPK Gedek - Kemantren – Jalan Raya Japanan - Simpang Jati Kurung - PPK Kemlagi - PPK Jetis - Tumpak Losari - Makam Panjang - Jembatan Lespadangan - Alun-Alun - Jalan Mojopahit – Finish Di Rumah Dinas Kapolresta.

AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, patroli dengan sepeda ini merupakan bentuk pendekatan aparat keamanan dengan masyarakat, Polresta perlu melakukan pendekatan dengan sluruh elemen, mengingat pada 11 Desember besok tahapan Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020 masih berlanjut.

"Hari ini (10/12) kita lanjutkan untuk mengecek PPK dimana masih ada kotak suara yang tersimpan dan direncanakan bsk tanggal 11 Desember diadakan rapat pleno," ungkapnya usai patroli menggunakan sepeda angin.

Kaporlesta foto bersama PPK

Kapolresta menambahkan, pengamanan PPK tetap bakal dilakukan oleh personil Polresta Mojokerto bekerjasama dengan Kodim 0815 Mojokerto. Kapolresta memperkirakan, pengamanan di PPK dimungkinkan akan berlangsung sampai 14 Desember mendatang.

"Nah ini kita lakukan patroli sepeda, selain mengecek petugas keamanan dan melakukan woro-woro ucapan terima kasih kepada masyarakat karena selama berlangsungnya pungut suara tersebut berlangsung dengan damai,aman sejuk dan sehat dan sambil menyapa warga," imbuhnya.
 
Kapolresta berharap, selama tahapan Pilkada serentak tahun 2020 ini masih berlangsung, seluruh petugas yang terlibat wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat, di antaranya memakai masker, rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta meminimalkan kerumunan massa. (Ning/Jne).

Kamis, 10 Desember 2020

Polresta Mojokerto Gelar Apel Konsolidasi Seluruh Tahapan Pengamanan Pilbup Mojokerto 2020

Polresta Mojokerto Gelar Apel Konsolidasi Seluruh Tahapan Pengamanan Pilbup Mojokerto 2020

Pelaksanaan Apel Konsolidasi Pengamanan Tahapan Pilkada Kabupaten Mojokerto tahun 2020

LN News Today (Mojokerto) – Jajaran Polres Mojokerto Kota menggelar Apel Konsolidasi dari setiap tahapan pengamanan Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto tahun 2020. Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi ini berlangsung di Mapolresta Mojokerto, Kamis (10/12).

Dalam kesempatan ini, Kapolresta Mojokerto menyampaikan apresiasi dan rasa syukur bahwa tahapan Pilbup Mojokerto yakni pemungutan suara kemarin tidak ada permasalahn yang ditemukan.

"Dengan manajemen, kita sudah melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Ini merupakan tahap evaluasi pada tahapan pengamanan, khususnya kemarin pada tahapan masa tenang kemudian pencobolsan dan tahapan hitung suara,” ujarnya.

Masih kata Kapolresta, upaya bahu-membahu dalam pengamanan Pilkada Kabupaten Mojokerto tahun 2020 ini membuat kondusifitas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di utara sungai. “Semalam kami juga sudah melakukan patroli di empat kecamatan itu, alhamdulillah semua aman,” tuturnya.

AKBP Deddy mengingatkan, mulai 10 Desember hingga 13 Desember ini, seluruh personil pengamanan PPK agar tetap bersiaga dan meningkatkan kewaspadaan. Mengingat tiga hari kedepan tengah berlangsung penghitungan suara di PPK atau Kecamatan.

Kapolresta Mojokerto saat memimpin Apel Konsolidasi PAM Pilkada

“Saat ini, kita melakukan pengamanan di setiap PPK, karena nantinya mulai tanggal 10 sampai tanggal 13 itu ada proses penghitungan suara di setiap PPK, sehingga kita lakukan pengamanan kembali,” tambahnya.

Mengingat pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 ini berlangsung di tengan pandemi Covid-19, lanjut Kapolresta, antisipasi adanya uforia harus tetap dilakukan. “Kemungkinan terjadi pada salah satu paslon karena ada pemenangannya atau adanya protes yang dilakukan, ini harus tetap diantisipasi,” tandasnya.

Dalam pengamanan PPK ini, Kapolresta menjelaskan bahwa bakal dilakukan oleh personel Polresta dan Kodim 0815 Mojokerto. Usai pelaksanaan PAM TPS kemarin, per hari ini bersonil BKO telah kemabli ke tempat tugas semula.

Perwira polisi berpangkat dua melati emas di pundaknya ini pun menyampaikan ucapan terima kasih dari Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta kepada seluruh anggota pengamanan TPS atas terwujudnya situasi yang aman dan kondusif.

“Ucapan terima kasih dari Kapolda Jatim dan Kapolri telah disampaikan melalui WA, saya di sini juga menyampaikan hal tersebut kepada rekan-rekan semua,” ungkapnya. (Ning/Jne).

Rabu, 09 Desember 2020

Bersama Keluarga, Pungkasiadi Salurkan Hak Pilih di TPS 13 Canggu

Bersama Keluarga, Pungkasiadi Salurkan Hak Pilih di TPS 13 Canggu

Pungkasiadi usai mencoblos dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto Tahun 2020

LN News Today (Mojokerto) - Sekira pukul 08.00 WIB, Calon Bupati Mojokerto nomor urut 3 ini menyalurkan hak pilihnya bersama keluarga di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 13 Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. 

Incumbent Pungkasiadi yang mengenakan baju atasan putih ini langsung masuk TPS dengan diperiksa suhu tubuhnya lebih dulu. Dengan mendatangi petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), Setelah mendapatkan surat suara, llangsung menuju ke bilik suara dan melakukan pencoblosan. 

"Alhamdulilah. Hari ini, ini tadi tidak mungkin terlalu awal-awal banget sudah ada yang datang tapi kami sangat awal ini tadi. Ini saya sama keluarga, sama ibu sama anak saya. Yang 2 ini sudah punya hak pilih, yang satu ini penyemangat saya ini," ujarnya usai mencoblos, Rabu (9/12/2020).

Masih kata Bupati Mojokerto ini, selain bersama istri dan anaknya, ia juga bersama teman dan keluarga besarnya datang ke TPS 13 Desa Canggu. Pungkasiadi menargetkan perolehan suara di TPS 13, lebih dari 80 persen suara karena TPS 13 merupakan TPS dimana ia dan keluarga besarnya memberikan hak suaranya. 

Pungkasiadi saat menerima surat suara dari KPPS

"Tidak ada persiapan khusus, seperti masyarakat umum ya datang nyoblos ke TPS. Paling tidak saat ini, paling tidak 3M. Jaga kesehatan disertai doa. Target suara, kalau di sini tetangga ya insya Allah 80 persen lebih lah. Untuk keseluruhan (perolehan suara di Kabupaten Mojokerto, red) ya sing penting menang," ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua KPPS TPS 13, Sutikno mengatakan, untuk penerapan protokol kesehatan di TPS 13, pemilih sebelum masuk TPS diminta untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta di cek suhu tubuh. "Ada 453 pemilih di TPS 13. Laki-laki sebanyak 224 pemilih dan perempuan sebanyak 229 pemilih," ujarnya. 

Untuk menghindari kerumunan, lanjut Sutikno, di TPS 13 juga diterapkan pengaturan jadwal pencoblosan. Setiap satu jam, setidaknya ada 70 orang pemilih yang dijadwalkan bisa memberikan hak suaranya. Seperti di TPS pada umumnya, di TPS 13 pencoblosan ditutup pukul 13.00 WIB dan dilanjutkan penghitungan suara. (Ning/Jne). 

Selasa, 08 Desember 2020

56 PPS di Surabaya Positif Covid-19

56 PPS di Surabaya Positif Covid-19

Pelaksanaan tes swab massal terhadap PPS Kota Surabaya

LN News Today (Surabaya) -  H-1 jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, sedikitnya 56 Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kota Surabaya diketahui positif Covid-19. mereka diketahui terpapar virus corona usai menjalani tes swab masal bersama 5.184 PPS lainnya. Dari 56 PPS yang terdeteksi terpapar virus corona itu, satu diantaranya harus dirawat di rumah sakit.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Kota Surabaya, Agil Akbar saat dikonfirmasi di kantornya di Jalan Trenggilis Mejoyo Selatan, Selasa (8/12/2020). "Data kami menyebutkan ada 5.184 PPS Kota Surabaya yang mengikuti tes swab massal," tuturnya.

Hasil tes swab massal yang dilakukan di Gelanggang Remama beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa 56 PPS dinyatakan positif Covid-19. "Para petugas PPS yang positif tersebut sebagian menjalani isolasi mandiri dan sebagian lainnya isolasi di hotel Asrama Haji Sukolilo," jelasnya.

Masih kata Agil, para PPS yang diketahui positif Covid-19 ini telah mengikuti tes swab dua kali. Di tes swab pertama memang hasilnya positif Covid-19, dan hasil tes swab kedua menyatakan negatif, namun hanya ada satu yang hasil swabnya masih positif. "Satu orang ini dirawat di sebuah rumah sakit di Surabaya," terangnya.

Bagi para petugas PPS yang dinyatakan positif tersebut, lanjut Agil, dilarang bertugas saat pemungutan suara, meski pada swab kedua hasilnya negatif. Hal ini dikarenakan harus menjalani isolasi lagi selama 10 hari. "Mereka akan digantikan oleh petugas PPS lain yang sudah diswab dan hasilnya negatif," tukasnya. (Amdil/Jne).
Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Rungkut Dirikan TPS Tangguh

Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Rungkut Dirikan TPS Tangguh

TPS Tangguh Semeru Rungkut Mapan Barat

LN News Today (Surabaya)  - Mengingat Pemiliihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 kali ini berlangsung di tengah masa Pandemi Covid-19, warga Rungkut Mapan Surabaya membangun Tempat Pemungutan Suara (TPS) tangguh dengan menerapkan protokol kesehatan ketat

Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Rungkut. Hal itu dilakukan di TPS RW 8 Rungkut Mapan Barat, Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya.

Humas RW 8 Rungkut Mapan Barat, Roy Mandala mengatakan, warga setempat mendirikan TPS tangguh ini untuk proses pemungutan suara 9 Desember besok. "Jadi besok setiap pemilih yang mau masuk TPS kita siapkan thermogun. Warga yang suhu tubuhnya lebih dari 37 derajat, akan kita arahkan ke bilik khusus," ungkapnya, Selasa (8/12/2020).

Desain bilik pemilihan di TPS Rungkut Mapan Barat

Roy menambahkan, penerapan protokol kesehatan ketat di TPS Rungkut Mapan Barat RW 8 ini tidak hanya dilakukan saat pemilih hendak masuk TPS saja. "Protokol kesehatan ketat juga kami berlakukan selama pemilih berada di TPS, dan meninggalkan TPS," imbuhnya.

Untuk membuat suasana tetap humanis, di depan TPS pun juga ada petugas yang mengenakan pakaian tradisional pecalang dan membawa rambu-rambu protokol kesehatan untuk melakukan pengaturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Guna menarik minat pemilih, TPS ini pun mendesain bilik TPS seperti tembok batu bata dengan luas masing-masing bilik 8 meter x 12 meter. "Dengan desain yang menarik, kami berharap partisipasi pemilih tinggi di sini, serta diimbangi dengan zero penyebaran Covid-19," pungkasnya. (Amdil/Jne).
KPU Kabupaten Mojokerto Musnahkan 3.649 Surat Suara Cacat

KPU Kabupaten Mojokerto Musnahkan 3.649 Surat Suara Cacat

Surat suara Pilbup Mojokerto 2020 yang tak laik usai dihancurkan KPU Kabupaten Mojokerto

LN News Today (Mojokerto) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto memusnahkan 3.649 surat suara cacat. Surat suara Pemilihan Bupati (Pilbup) yang tak memenuhi syarat itu dimusnahkan di gudang logistik KPU Kabupaten Mojkerto yakni di GOR Dinas Pendidikan, Jalan RA Basuni Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Selasa (8/12/2020) siang.

Surat suara yang cacat itu merupakan surat suara yang ditemukan petugas sortir yang telah dilakukan KPU Kabupaten Mojokerto sejak 28 November hingga 2 Desember kemarin. 3.649 lembar surat suara itu pun dihancurkan dengan cara dipotong dengan menggunakan mesin pemotong.

Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Bukhori mengatakan, surat suara yang tidak memenuhi syarat tersebut sudah diganti oleh pihak percetakan sesuai jumlah surat suara yang rusak. "Rata-rata kerusakannya ada yang buram, terkena percikan tinta, ada juga yang potongannya tidak simetris," ungkapnya.

Muslim menjelaskan, ribuan surat suara tidak memenuhi syarat tersebut dimusnahkan untuk mencegah kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) serentak, 9 Desember besok. Kebutuhan surat suara untuk Pilbup Mojokerto yakni berjumlah 846.617 lembar. 

Petugas KPU Kabupaten Mojokerto hancurkan surat suara tak layik

"Kami musnahkan supaya tidak digunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab agar tidak disalahgunakan untuk memanipulasi suara. Kebutuhan surat suara kita sebanyak 846.617 lembar, terdiri dari 823.014 lembar surat suara utama sesuai jumlah DPT, 21.603 lembar cadangan serta 2.000 surat suara untuk PSU," katanya. 

Masih kata Muslim, surat suara untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) sebanyak 2.000 lembar tersebut belum dilipat dan sortir. Di Kabupaten Mojokerto sendiri ada 2.084 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 18 kecamatan. TPS akan dibuka mulai pukul 07.00 WIB hingga 13.00 WIB. 

"Dalam undangan ke pemilih, DPT di masing-masing TPS kami bagi menjadi 6 gelombang selama 6 jam. Tujuannya agar tidak terjadi kerumunan di TPS. Kalau pemilih tak hadir sesuai jam pada undangan, tidak masalah. Coblosan digelar mulai pukul 07.00-13.00 WIB dan dilanjutkan penghitungan suara di masing-masing TPS mulai pukul 13.00 WIB sampai selesai," tugasnya.

Sekedar diketahui, dalam Pilbup Mojokerto 2020 diikuti tiga Pasangan Calon (Paslon) Bupati - Wakil Bupati. Paslon nomor urut 1 Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar), paslon nomor 2 Yoko Priyono-Choirun Nisa (Yoni) serta paslon nomor 3 Pungkasiadi-Titik Masudah (Mas Pung-Mbak Titik). (Ning/Jne).

Life

Internasional

Business