Diksi Today: Internasional
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Agustus 2023

Lintasan Baru SIM C Bikin Pemohon Sumringah

Lintasan Baru SIM C Bikin Pemohon Sumringah

Salah satu pemohon SIM, saat jalani ujian praktik

Line News Today(Mojokerto) - Korlantas Polri memberlakukan lintasan baru ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk sepeda motor atau SIM C mulai, Senin (7/8/2023). Beberapa perubahan pun dilakukan, seperti ditiadakannya tes zig-zag dan angka 8. 

Saat ini Korlantas Polri menggunakan lintasan baru ujian praktik SIM C berbentuk huruf S. Perubahan tersebut pun langsung mendapatkan respons positif dari masyarakat atau pemohon SIM C di wilayah hukum Polres Mojokerto.

Salah satu pemohon SIM C, Stella Putri mengatakan, ia sangat senang dengan adanya lintasan baru berbentuk S tersebut. "Terima kasih Pak Kapolres Mojokerto, dengan adanya uji praktek lintasan baru ini kami bisa lulus dengan sempurna," ungkapnya, Selasa (8/8/2023).

Warga asal Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto ini mengaku ujian praktik dengan berbentuk S tersebut sangat mudah dan ia sebagai pemohon baru sangat terbantu. Apabila tidak lulus, lanjut Putri, juga ada pelatihan gratis dan hal tersebut sangat membantu masyarakat pemohon SIM.

Sementara itu, pemohon SIM lainnya, Cindy Agustin (21) mengatakan, jika skema lintasan baru tersebut lebih mudah dibanding sebelumnya dan pemohon diberikan kesempatan untuk menjalani pelatihan jika dalam praktik tersebut dinyatakan gagal. Warga Kecamatan Kutorejo ini, berharap bisa lulus ujian praktik SIM. 

"Bagi kami pemohon SIM, ini lebih mudah. Kalau gagal di sini menyediakan untuk pelatihan gratis. Saya pernah gagal tiga kali yang dulu itu (lintasan lama), mungkin karena baru mencoba sehingga grogi. Iya dengan lintasan baru ini berharap bisa lulus," katanya. 

Sementara itu, Kanit Regident Satlantas Polres Mojokerto, Iptu Harri Putra Makmur mengatakan, dengan adanya lintasan S yang baru ini, pemohon merasa seneng karena lebih mudah lintasan ujiannya. "Kita sudah membuat lintasan S ini sesuai dengan petunjuk Korlantas Polri," tegasnya.

Namun yang ditekankan dari kepolisian bukan berarti dengan perubahan jalur atau pun trek ini, lanjut Kanit, menghilangkan uji kompetensi dari pengemudi. Yang sebelumnya sempurna nilai 100, dengan perubahan ini masyarakat dinilai baik atau cukup dalam berkendara.*(din). 

Senin, 07 Agustus 2023

Jangan Takut Gagal, Lintasan Ujian Praktik SIM C di Polres Mojokerto Kini Berubah

Jangan Takut Gagal, Lintasan Ujian Praktik SIM C di Polres Mojokerto Kini Berubah

Salah seorang Pemohon SIM C saat menjalani Ujian Pratik

Line News Today(Mojokerto) - Satuan Lalulintas Polres Mojokerto, resmi mengubah jalur lintasan Ujian Pratik SIM C yang awalnya membentuk angka 8 dan zig zag, diubah menjadi lintas seperti huruf S, perubahan jalur lintasan Ujian Pratik SIM C yang diberlakukan mulai hari ini, Senin (7/8/2023), bertujuan untuk memudahkan para pemohon SIM C yang Baru. 

Cindy Agustin (20), pemohon SIM C asal Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto ini. Menurutnya lintasan baru tanpa Zig-zag dan angka 8 lebih mudah. 

"Dengan perubahan ini, bagi kami pemohon SIM jalurnya lebih mudah," ujarnya di lapangan uji praktik SIM di Mapolres Mojokerto, Senin (7/8/2023) 

Sebelumnya Cindy pernah gagal tiga kali dalam ujian praktik. Perempuan berhijab ini juga mengapresiasi inovasi layanan pelatihan ujian praktik bagi pemohon SIM C yang masih gagal dalam ujian. 

"Sebelumnya pernah gagal tiga kali, mungkin grogi," Imbuhnya. 

Sementara itu Kanit Regident Satlantas Polres Mojokerto, Iptu Harri Putra Makmur mengatakan ada beberapa lintasan ujian praktik yang mengalami perubahan. Antara lain lintasan angka 8 berubah menjadi huruf S. Selain itu lintasan zig-zag saat ini sudah ditiadakan. 

"Jalur yang baru ini sesuai dengan kegiatan yang dilakukan masyarakat sehari-hari sesuai lalu lintas yang ada di negara ini. Mulai diterapkan hari ini, Senin 7 Agustus 2023. Hari ini kurang lebih 30 pemohon SIM C yang lulus," ujarnya. 

Perubahan lintasan uni praktik SIM C ini juga diakui Iptu Harri lebih mudah untuk lulus. Jika sebelumnya cukup sempit, saat ini diperlebar lagi. 

"Sebelumnya satu setengah lebar dari kendaraan, sekarang berubah jadi dua setengah dari lebar kendaraan. Jadi menjadi lebih lebar dan masyarakat lebih mudah untuk melintasi trek ini," ungkapnya. 

Lanjut Iptu Harri, masyarakat harus memahami bahwa dalam pelaksanaan ujian praktik, apabila masih gagal maka masyarakat dapat melakukan pengulangan satu kali lagi. Jika masih gagal lagi maka disarankan mengikuti program Santai Sore untuk Mahir Berkendara (SAMARA) inovasi dari Polres Mojokerto. 

"Kami khususnya dari Polres Mojokerto, apabila masyarakat masih gagal dalam ujian praktik SIM ini, kita punya inovasi pelatihan yang namanya Samara. 

"Pelaksanaan Samara ini dilakukan sore hari setiap senin sampai sabtu, waktunya tergantung dari pemohonnya dan gratis," jelas Iptu Harri. 

Dengan berbagai kemudahan dalam mengurus permohonan SIM C ini, Ipda Harri menegaskan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan jasa calon SIM."(din). 

Minggu, 05 September 2021

Khalimatus Sadiyah, Arek Mojokerto Raih Emas Perdana di Paralimpiade Tokyo 2020

Khalimatus Sadiyah, Arek Mojokerto Raih Emas Perdana di Paralimpiade Tokyo 2020

Khalimatus Sadiyah, atlet asal Mojokerto saat bertanding di Paralimpiade di tokyo, jepang

LN News Today(Mojokerto) - Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah berhasil meraih medali emas emas perdana di Paralimpiade Tokyo 2020, di Tokyo, Jepang, Sabtu (4/9/2021). Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah berhasil meraih medali emas usai menumbangkan pasangan Cheng Hefang/Ma Huihui dari Tiongkok dengan skor 21-18 dan 21-12 dalam final badminton kelas SL3–SU5.

Khalimatus Sadiyah merupakan atlet badminton dari Kabupaten Mojokerto. Perempuan kelahiran 1999 yang merupakan bungsu dari tiga bersaudara asal Dusun Kecubuk, Desa Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto pernah bergabung dengan Perkumpulan Bulutangkis (PB) Bendo Sport di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.  

PB Bendo Sport, Nur Wahib mengatakan, meski bermain dengan menggunakan tangan kirinya alias kidal, Alim (sapaan akrab, red), tampil layaknya atlet normal. Alim bergabung dengan PB Bendo Sport saat duduk dibangku Sekolah Dasar (SD). "Sekitar kelas IV, V, dia latihan di tempat saya. Dia memang terlihat bakatnya sejak kecil," ungkapnya, Minggu (5/9/2021). 


Sekretaris Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Mojokerto menjelaskan, Alim selalu mengikuti setiap event yang digelar hingga akhirnya bakatnya diketahui Dispora Jawa Timur saat ia mengikuti kejuaraan di Pasuruan pada tahun 2013. Sehingga Alim pun diambil Dispora Jawa Timur, namun ia masih latihan di PB Bendo Sport.

"Setelah dia diambil alih Dispora Jatim, dia masih latihan di tempat saya. Dia sering ikut event-event nasional, kemudian ikut Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, tahun 2014/2015, sudah tidak pernah latihan di tempat saya. Saya bersyukur, PB Bendo Sport bisa menciptakan atlet berprestasi," tegas Ketua Komunitas Klub se-Jatim ini.*(Ning). 

Minggu, 01 Agustus 2021

Kunjungan Puskesmas Gayaman, Panglima TNI Apresiasi Kesiapan dan Kemampuan Petugas

Kunjungan Puskesmas Gayaman, Panglima TNI Apresiasi Kesiapan dan Kemampuan Petugas

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat mengunjungi Puskesmas Gayaman. 

LN News Today(Mojokerto) - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau langsung kesiapan tracer dalam menggunakan aplikasi "Silacak" di Puskesmas Gayaman di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Minggu (1/8/2021). Panglima TNI mengapresi kesiapan dan kemampuan petugas dalam penggunaan aplikasi "Silacak".

Rombongan tiba di Puskesmas Gayaman sekira pukul 10.30 WIB. Turut hadir mendampingi Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Danrem 0815 Citra Panca Yudha Jaya Kolonel Inf M Dariyanto beserta Forkopimda Mojokerto Raya.

Dalam kesempatan tersebut, para tracer yang terdiri dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas menunjukkan kemampuannya dalam menggunakan aplikasi Silacak di hadapan Panglima TNI. Panglima TNI mendengarkan pemaparan dan mengapresiasi pelacakan kontak (tracing) Covid-19 dengan rasio 1 : 29 dinilai cukup bagus. 

Panglima TNI menegaskan, jika beberapa hari lalu telah melaksanakan pelatihan secara tracer digital dan tracer lapangan. Hasilnya, empat pilar tersebut sudah menguasai aplikasi baik aplikasi Silacak maupun aplikasi Inaris. Upaya yang dilakukan adalah tracing kontak erat dan membagi kegiatan mulai entry test, klasifikasi dan konfirmasi.


Panglima TNI meminta, agar saat merasakan gejala badan panas agar melakukan isoman sendiri dan melapor kepada bidan desa. Babinsa dan Bhabinkamtibmas saat ini juga masih menjadi petugas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tugasnya 3M dan 3T, termasuk vaksinasi. 

"Apa yang kita tahu bahwa masker dan isoman menjadi kebiasaan baru, sampaikan kepada masyarakat. Kita masih hidup bersama dengan Covid, kalau kita bisa mengetahui namanya Covid, bisa bebas. Vaksin masih terus dilaksanakan. Masih, yang jelas kita harus menjadikan masker dan isoman itu kebiasaan baru. Vaksin masih dilaksanakan, per 1 Agustus datang, sebentar lagi kita laksanakan serbuan vaksin lagi," ucapnya saat door stop. 

Panglima TNI menambahkan, di seluruh daerah masih melaksanakan vaksinasi dan berharap serbuan vaksinasi Covid-19 nantinya bisa tercapai sampai dengan target. Di UPT Puskesmas Gayaman, kapasitas tempat tidur untuk isolasi ada sebanyak 12 bed. Saat ini, terisi delapan bed.*(Ning). 

Jumat, 16 Juli 2021

Polres Mojokerto Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pencabulan di Desa Sumbersono

Polres Mojokerto Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pencabulan di Desa Sumbersono

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Andaru Rahutomo saat Memberikan Keterangan


LN News Today(Mojokerto)
- Polres Mojokerto menetapkan dua orang kakek sebagi tersangka pencabulan terhadap seorang gadis yang masih berstatus pelajar hingga hamil, Jum'at (16/7/2021). 

"Hari ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka atas kejadian yang berbeda. TKP dan waktunya berbeda namun terhadap korban yang sama," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Andaru Rahutomo. 

Belakangan diketahui bahwa kedua pelaku adalah tetangga korban, yakni Pelaku berinisial P (65) dan W (57) warga Desa Sumbersono Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Mereka mencabuli gabis berusia 15 tahun, berinisial PDW. 

Andaru Membeberkan,kedua pelaku melakukan pencabulan terhadap korban di waktu dan tempat yang berbeda. Pelaku W mencabuli korban pada 10 April 2021 di lahan perkebunan tebu sekira pukul. Sedangkan pelaku P mencabuli korban pada 13 April 2021 di sebuah  rumah kosong. 

"Tersangka W melakukan persetubuhan kepada korban lalu korban diberi uang Rp 20 ribu. Sementara P hanya mencabuli korban sebanyak dua kali di rumah kosong kemudian memberikan uang Rp 50 ribu kepada korban," bebernya.

Saat ini, pihaknya telah melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus ini. Kedua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu akan dipanggil untuk menjalani proses penyidikan. 

"Panggilan sudah kami kirimkan, rencananya panggilan pemeriksaan minggu depan untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut, selengkapnya akan kami sampaikan lagi," terang Andaru. 

Sementara, kondisi korban saat ini sedang hamil akibat perbuatan kedua tersangka. Untuk itu pendampingan trauma healing terus dilakukan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto.

"Saat ini korban dalam pendampingan trauma healing oleh petugas Unit PPA yang khusus menangani korban perempuan dan anak," pungkasnya.*(Rif). 

Selasa, 13 Juli 2021

Kejari Kabupaten Mojokerto Bagi-bagi Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19 dan Aksi Donor Darah

Kejari Kabupaten Mojokerto Bagi-bagi Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19 dan Aksi Donor Darah

Kajari kabupaten Mojokerto, Gaos Wicaksono saat membagikan paket sembako


LN News Today(Mojokerto)
- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto menggelar peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 61 dan Hari Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (HUT IAD) ke 21. Yakni dengan memberikan paket sembako bagi warga terdampak Covid-19 dan aksi donor darah.

Sebanyak 500 paket sembako diberikan Kejari Kabupaten Mojokerto kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoma). Ratusan paket sembako tersebut dibagikan bagi warga terdampak di sekitar kantor Kejari Kabupaten Mojokerto.

Sementara aksi donor darah digelar Kejari Kabupaten Mojokerto di halaman kantor Kejari Kabupaten Mojokerto di Jalan RA Basoeni Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Para peserta donor darah merupakan pegawai Kejari Kabupaten Mojokerto yang sebelumnya sudah diperiksa petugas.

Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, para pegawai Kejari Kabupaten Mojokerto diperiksa petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto. Mereka yang memiliki tensi darah stabil bisa dilakukan pengambilan darah.


Kepala Kejari Kabupaten Mojokerto, Gaos Wicaksono menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian HBA ke 61 dan HUT IAD ke 21. "Ini sebagai bentuk kepedulian Kejari Kabupaten Mojokerto kepada mereka yang membutuhkan," ungkapnya, Selasa (13/7/2021).

Yakni kepada masyarakat yang membutuhkan darah. Masih kata Gaos, juga sekaligus sebagai dukungan Kejari Kabupaten Mojokerto untuk saling berbagi terhadap sesama dan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid 19 di Kabupaten Mojokerto. 

"Hal tersebut juga sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah PPKM Darurat sesuai Instruksi dari Jaksa Agung," tegasnya.*(Ning). 

Korban Ditemukan, Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis

Korban Ditemukan, Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis

Proses evakuasi korban yang ditemukan di dalam sumur


LN News Today(Mojokerto)
- Proses evakuasi seorang pria tukang servis kulkas di Mojokerto yang tercebur sumur di sumur miliknya berlangsung dramatis, hingga korban dapat ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa. 

Diketahui korban bernama Slamet Ridwan (41), tukang service kulkas, warga Dusun Jati, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto itu telah hilang dari dalam rumah sekitar pukul 02.00 WIB. 

Proses evakuasi dilakukan oleh petugas BPBD, Pemadam Kebakaran, dan sejumlah relawan sejak pukul 04.00 WIB. Kedalaman sumur mencapai 12 meter dan kondisi sempit. 

Koordinator lapangan Pemadam Kebakaran, Guruh Aji mengatakan, saat proses evakuasi mendapat kesulitan dari dalam sumur terdapat rongga ceruk. 

"Posisi mayat masuk ke dalam ceruk. Untuk posisi pengangkatannya sebagian badan mayat masuk ke dalam ceruk," katanya, Selasa (12/07/2021). 

Petugas terlebih dahulu menyedot air sumur dengan empat pompa air dan mengangkat jasad korban menggunakan alat rescue dan alat climbing (panjat tebing). 

"Kita menggunakan alat trol dan scroll, dan alat clambing lainnya. Jadi ya lumayan susah karena posisi tidak sulit di dalam. Kita mulai evakuasi pukul 04.00 sampai 10.33 WIB baru selesai," ungkap Guruh. 

Isak tangis keluarga korban langsung pecah saat jenazah berhasil dievakuasi petugas.


Sementara, AKP Hery Susanto mengatakan, untuk penyebab terceburnya ke dalam sumur masih dalam proses penyelidikan. 

"Kita akan selidiki lebih lanjut penyebabnya," pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Slamet Ridwan (41), tukang servis kulkas, warga Dusun Jati, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, dikabarkan tercebur ke sumur miliknya, Selasa (12/07/2021) dini hari.

Informasi yang dihimpun, semula korban tidur bersama istrinya, Umi Laili Sofiana, di kamarnya dan korban diketahui sedang dalam keadaan sakit.

Korban meminta diseka oleh istrinya karena tubuhnya berkeringat. Setelah istrinya capek, kemudian istrinya tidur membelakangi suaminya sampai tertidur. 

Tidak lama kemudian, setalah istrinya terbangun, didapati suaminya sudah tidak ada di sampingnya. Raib begitu saja dan ditunggu tidak kunjung kembali. Istrinya pun mencari ke belakang rumah. Didapati pintu rumah belakang terbuka sedikit.*(Rif). 

5 Jam Korban Belum Ditemukan, Keluarga Menggelar Doa Bersama

5 Jam Korban Belum Ditemukan, Keluarga Menggelar Doa Bersama

Keluarga korban gelar ritual dan doa bersama agar korban ditemukan


LN News Today(Mojokerto)
- Korban yang dikabarkan tercebur di sumur, hingga 5 jam proses pencarian tak kunjung ditemukan. 

Diketahui korban bernama Slamet Ridwan (41), tukang service kulkas, warga Dusun Jati, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto itu telah hilang dari dalam rumah sekitar pukul 02.00 WIB. 

Informasi yang dihimpun, warga dan keluarga korban mengelar ritual atau do'a bersama agar korban segara ditemukan dengan kondisi selamat. 

Pantauan di lokasi, Tim SAR BPBD Kabupaten Mojokerto, sejumlah relawan, dan dibantu warga sekitar masih terus berupaya mencari di sumur dekat rumah korban. Mereka berupaya melakukan penyedotan air sumur dan menjulurkan tali kedalam dasar sumur. 

Kakak korban, Siti Romlah (55) mengatakan, semula korban tidur bersama istrinya, Umi Laili Sofiana, di kamarnya dan kondisi korban sebenarnya dalam keadaan sakit. 

"Dia (korban) kan sakit, minta didekap oleh istrinya karena tubuhnya berkeringat. Setelah istrinya capek, kemudian istrinya tidur membelakangi suaminya," katanya. 


Asalnya istri korban tidur menghadap ke arah  utara. Lalu membelakangi suaminya menghadap ke selatan hingga akhirnya tertidur. Tidak lama setalah istrinya terbangun, suaminya sudah tidak ada di sampingnya.

"Tidak pamit, tiba-tiba pergi begitu saja, ditunggu tidak kunjung kembali, Istrinya pun mencari kebelakang rumah. Didapati pintu rumah belakang terbuka sedikit," jelas Romlah. 

Namun juga tidak ketemu. Istrinya minta pertolongan ke tetangganya untuk melakukan pencarian. 

"Dicari kebelakang, istrinya dengar suara sesuatu jatuh dari dalam sumur. Itu sekitar pukul 02.00 WIB," jelas Siti Romlah. 

Selanjutnya, tetangga sekitar meminta bantuan kepada Tim SAR BPBD Kabupaten Mojokerto untuk mengevakusi korban yang diduga tercebur sumur dengan kedalam 12 meter itu dengan dibantu sejumlah warga. 

Hingga berita ini di tulis, Tim SAR BPBD Kabupaten Mojokerto masih melakukan proses evakuasi dan pencarian dengan cara menyedot air  sumur terlebih dahulu.*(Rif). 

Warga Pesanggrahan Kutorejo Terjebur Sumur

Warga Pesanggrahan Kutorejo Terjebur Sumur

 

Petugas BPBD dan Damkar Kabupaten Mojokerto saat proses pencarian korban

LN News Today(Mojokerto) - Warga Dusun Jatisari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Selasa (12/7/2021) geger. Ini setelah diketahui jika salah dari warga, Slamet Ridwan (41) terjebur sumur yang ada di samping rumah korban.

Kejadian tersebut diketahui istrinya sendiri yang curiga mendengar suara keras dari arah luar. a kemudian mencari tahu asal suara tersebut dan mendapati sumur yang ada di samping rumah tepat di depan dapur, tutup sumur dalam keadaan rusak.

Tutup sumur tersebut berlubang layaknya barusan saja diterpa benda dari atas. Istri korban Umi Laili Sofiyana pun mencari keberadaan suminya yang terakhir kali minta dikerokin karena sakit meriang. Namun ia tak kunjung menemukan suaminya.

"Sekitar jam 2 dini hari, dia (korban) ke luar rumah. Sebelumnya, dia minta dikerokin istrinya karena mengeluh meriang, istrinya ketiduran, dia ke luar rumah. Kerjanya setiap hari tukang servis panggilan, anaknya dua," ungkap kakak ipar korban, Siti Romlah.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto yang mendapatkan informasi langsung ke lokasi. Saat ini, petugas masih berupaya mengangkat tubuh korban dari dasar sumur.*(Ning). 

Selasa, 15 Juni 2021

Asyik Kasmaran Diatas Motor, Sejoli Terlibat Kecalakaan, satu meninggal dan satu kritis

Asyik Kasmaran Diatas Motor, Sejoli Terlibat Kecalakaan, satu meninggal dan satu kritis

Anggota pmi saat mengevakuasi korban dua sejoli yang terlibat kecelakaan 


LN News Today(Mojokerto)
- Kecelakaan maut antara Mobil dump dengan sepeda motor di jalan raya Kejambon, tepatnya depan makam Ketegan, Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Selasa (15/06/2021). Akibanya satu orang tewas. 

Dump truk berplat nomor S 9024 UN yang dikendarai Nur Afandi (27) Warga Desa Ploso Bleberan, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto dan sepeda motor honda GL ditunggangi sepasang, A-N (15) berboncengan dengan E-R, warga Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. 

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 10.00 WIB keduanya melaju dari arah yang berlawanan. Mobil dump truk dari arah barat melaku ke arah timur. sedangkan honda GL dari arah timur melaju ke arah barat. Diduga pengendara motor sedang bercanda sehingga bertabrakan dengan mobil dump truk dari arah yang berlawanan. 

Kanit laka lantas Polres Mojokerto, Iptu Wihandoko mengatakan, sepeda motor GL yang digunakan adalah  sepeda motor yang tidak standart alias protolan. 


"Bannya kecil, knalpot brong, spion tidak terpasang, dan plat nomor juga tidak terpasang," katanya. 

Setelah kejadian tersebut, A-N meninggal dunia dan E-R dibonceng mengalami luka Patah Tulang. 

"Saudara A_N meninggal saat perjalan ke rumah sakit. Perempuan yang dibonceng kondisinya saat ini masih dalam observasi di rumah sakit," jelasnya, 

Keduanya dibawah petugas PMI Kabupaten Mojokerto ke rumah sakit Sumber Glagah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.*(rif) 

Minggu, 11 April 2021

Patung Gajah Mada Wisata Desa Mojokerto Sabet Museum Rekor Dunia Indonesia

Patung Gajah Mada Wisata Desa Mojokerto Sabet Museum Rekor Dunia Indonesia

Senior Manajer Rekor Muri Dunia Indonesia, Sri Widarti, memberikan Piagam MURI


LN News Today(Mojokerto)
- Wisata Desa Bumi Mulya Jati (BMJ) Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto menyabet Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Patung setinggi 23 meter sebagai ikon Wisata Desa ini mencatat sejarah Patung Gajahmada tertinggi di Indonesia. Secara simbolis piagam rekor MURI ini diberikan secara langsung oleh Senior Manajer Rekor Muri Dunia Indonesia, Sri Widarti.

Bertempat di halaman depan Wisata BMJ, Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu Sri Widarti memberikan Penghargaan secara langsung. Minggu (11/04/2021).

Selama prosesi penyerahan ini sebelumnya terdapat beberapa catatan museum rekor Indonesia di Mojokerto. Salah satunya Mojokerto dengan kota onde-onde terbanyak yakni 20.400 butir.

"Minggu 11 April 2021 kami diundang mencatat untuk mahakarya luar biasa, patung gajah Mada tertinggi di Indonesia," jelas Sri Widarti.

Tidak tanpa alasan pemberian nominasi ini bahwa patung Gajahmada ini mencatatkan yang tertinggi di Indonesia. 

"Mahakarya ini 23 meter dengan 18 meter tinggi patung dan tinggi penopangnya 5 meter," ujar Sri Widarti sebelum prosesi pemberian Rekor MURI ini. 


Secara simbolis, Sri Widarti yang mewakili Jaya Suprana resmi mencatat Patung Gajahmada sebagai bagian dari Sejarah Indonesia.

"Kami dari museum rekor muri Indonesia dengan adanya patung Gajahmada diabadikan sebagai sejarah," jelasnya.

"Dengan ini, kami mengumumkan bahwa patung gajah Mada tertinggi 23 meter dengan tinggi patung 18 meter dan penopangnya 5 meter resmi kami catat sebagai rekor dunia Indonesia," sambungnya.

Pasca prosesi pemberian anugerah Rekor MURI Patung Gajahmada tertinggi di Indonesia, ditampilkan drama musikal pembacaan sumpah palapa.

Penyerahan ini disaksikan langsung oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, dan jajaran. Staf Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beserta jajaran. Jajaran Forkompimcab Dlanggu, dan jajaran.*(Ref). 

Senin, 08 Maret 2021

Tinjau Situs Cagar Budaya Kerajaan Majapahit, Ini Alasan Tim Staf Khusus Presiden RI

Tinjau Situs Cagar Budaya Kerajaan Majapahit, Ini Alasan Tim Staf Khusus Presiden RI

Tinjau Situs Cagar Budaya Kerajaan Majapahit, Ini Alasan Tim Staf Khusus Presiden RI 


LN News Today(Mojokerto)
- Dalam rangka mengevaluasi potensi cagar budaya yang bisa dijadikan sebagai tempat wisata ekonomi konservasi, Tim Staf Khusus Presiden RI meninjau beberapa situs sejarah Kerajaan Majapahit yang ada di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. 

Kepala Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Timur, Zakaria Kasimin mengatakan, ada potensi serta permasalahan yang dihadapi BPCB Provinsi Jawa Timur dalam pengelolaan cagar budaya yang ada di wilayah Provinsi Jawa Timur. "Kita juga mengembangkan beberapa situs," ungkapnya, Senin (8/3/2021). 

Tidak hanya mengembangkan objek situs saja, lanjut Zakaria, di Jawa Timur masih ada potensi alam yang bisa dikelola menjadi situs pariwisata. Seperti flora dan sebagainya yang ada di kawasan cagar budaya. 

Kepala Bidang Cagar Budaya dan Sejarah Provinsi Jawa Timur, Susanto menambahkan, Provinsi Jawa Timur mempunyai beberapa program kerja 2021. "Kita ada program pengembangan potensi cagar budaya yang berfokus pada Gunung Penanggungan yang akan melibatkan beberapa lini," tambahnya. 


Sementara itu, Koordinator Staf Khusus Presiden RI, AAGN Ari Dwipayana mengatakan, pihaknya mengapresiasi tim ekskavasi BPCB Provinsi Jawa Timur dan tim-tim yang lain dalam hal pelestarian cagar budaya di Jawa Timur. "Karena dalam mengedukasi anak-anak sekarang diperlukan cara-cara yang kekinian," urainya. 

Yakni dalam pengemasan informasi cagar budaya. Ari menambahkan, dalam pengembangan potensi cagar budaya yang utama difikirkan adalah tata kelolanya. Ari mengingatkan, jangan sampai ada Mass Tourism yang terjadi pada cagar budaya atau yang disebut sebagai Ekonomi Konservasi. 

"Kunjungan ini untuk mengevaluasi potensi cagar budaya yang bisa dijadikan sebagai tempat wisata ekonomi konservasi. Rencananya, kita juga akan melanjutkan kegiatan di wilayah Jawa Tengah dan Jogyakarta," tegasnya.*(Ning). 

Sabtu, 27 Februari 2021

 Menkes targetkan vaksinasi COVID-19 tahap kedua tuntas pada bulan Juni

Menkes targetkan vaksinasi COVID-19 tahap kedua tuntas pada bulan Juni

Menkes Budi Gunadi Sadikin saat memantau pelaksanaan vaksinasi lansia di Surabaya.



LN News Today (Surabaya) - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan vaksinasi COVID-19 tahap kedua untuk petugas pelayanan publik dan masyarakat lanjut usia (lansia) tuntas pada bulan Juni 2021.

"Ada 38 juta yang ditargetkan menerima vaksin COVID-19 atau sebanyak 76 juta suntikan. Kami menargetkan akan tuntas pada akhir Juni 2021," kata Menkes saat memantau pelaksanaan vaksinasi lansia di Surabaya, Sabtu.

Menkes mengungkapkan dari 38 juta yang harus divaksin pada tahap kedua, sebanyak 21 juta penerima adalah lansia, dan 16 juta lainnya adalah pelayan publik.

"Targetnya akhir Juni, tapi masalahnya bukan targetnya kapan, tapi vaksinya yang terbatas, untuk itu harus dilakukan secara bertahap. Dalam pekan ini, baru 150 ribuan yang sudah divaksin," ujarnya.

Vaksinasi kepada lansia, lanjut Budi, diprioritaskan karena mereka adalah orang-orang yang berisiko tinggi. Sebab jika terkena fatality rate-nya besar.

Pada kesempatan itu, Budi mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Samator Grup yang melaksanakan vaksinasi COVID-19 untuk para lansia yang ada di Surabaya.

"Kita terima kasih kepada Ibu Khofifah Indar Parawansa dan Pak Arif dari Samator, sudah menyumbangkan modal sosial mereka, mengumpulkan senior-senior mereka di Surabaya untuk bisa divaksiniasi," katanya.

"Semoga bisa dicontoh teman-teman di daerah lain yang memiliki resources dan memiliki akses mengajak teman-teman lansia ini untuk segera divaksin," ujar Budi Gunadi.

Salah satu lansia peserta vaksin, Liem Giok Tien (70) mengaku dirinya merasa lebih aman setelah mendapat vaksin.

"Saya lihat TV Pak Jokowi sampai berani vaksin. Dia contohkan ke rakyatnya. kok kita gak berani. Jadi saya berani karena Pak Jokowi beri contoh. Setelah divaksin saya merasa lebih nyaman dan aman karena dari awal saya memang niatkan berani vaksin," ujar Liem.*(Lan)

 Densus 88 tangkap sejumlah terduga teroris di Jatim

Densus 88 tangkap sejumlah terduga teroris di Jatim

Dok. Ilustrasi Tim Densus 88 saat melakukan penangkapan teroris.


LN News Today (Surabaya) - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan terhadap sejumlah terduga teroris di wilayah Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terduga teroris yang tidak hanya dilakukan di Surabaya.

"Jadi benar, dari Densus 88 Mabes Polri telah melakukan penangkapan terhadap beberapa terduga teroris di Jawa Timur yaitu di Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto dan Malang," kata Gatot.

Perwira polisi dengan tiga melati emas di pundak tersebut enggan merinci berapa jumlah terduga teroris yang diamankan.

Saat ini tim Densus 88 Antiteror Polri sedang melakukan pendalaman dan pengembangan.

"Hingga hari ini Tim Densus 88 Mabes Polri masih melakukan pendalaman," katanya.

Gatot mengatakan pihaknya belum mendapat petunjuk teknis apakah terduga teroris yang ditangkap akan langsung dibawa ke Jakarta atau tidak.

Sebelumnya, seorang terduga teroris berisinial AIH ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri di sebuah rumah di Jalan Medokan Sawah No. 121, Rungkut, Surabaya, Jumat.

Dari penangkapan itu, Tim Densus 88 Antiteror Polri mengamankan sejumlah barang bukti seperti panah, samurai serta alat-alat tinju atau taekwondo.*(Lan)

Senin, 08 Februari 2021

Nakes Lansia di Kota Surabaya Mulai Terima Vaksin Covid-19

Nakes Lansia di Kota Surabaya Mulai Terima Vaksin Covid-19

 

Nakes lansia saat akan melakukan vaksinasi


LN News Today (Surabaya) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui beberapa rumah sakit mulai melakukan vaksinasi kepada tenaga kesehatan (nakes) yang sudah lanjut usia (lansia), Senin (8/2/2021). Vaksinasi kepada nakes lansia ini dilakukan setelah Menteri Kesehatan RI Budi Gunagi Sadikin mengumumkan dan memperbolehkan penggunaan vaksin Covid-19 bagi nakes lansia.

 

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan mulai hari ini pemkot memberikan vaksin kepada nakes lansia. Beberapa rumah sakit yang sudah melakukan vaksin kepada nakes lansia itu adalah Rumah Sakit Premier Surabaya, Rumah Sakit Husada Utama, Rumah Sakit Ibu dan Anak Putri Surabaya dan rumah sakit lainnya.

 

“Awalnya kan vaksin Sinovac gelombang pertama itu untuk nakes usia 18-59 tahun. Nah, baru kemarin diumumkan bahwa vaksin itu juga bisa dipakai untuk nakes lansia, sehingga mulai hari ini kami langsung melakukannya,” kata Febri di kantornya.

 

Menurutnya, nakes lansia itu usianya mulai dari 60 tahun ke atas, sehingga tak heran jika penerima vaksin kali ini banyak yang sudah profesor. Ia juga memastikan bahwa proses penyuntikan vaksin kepada nakes lansia itu tidak jauh beda dengan penyuntikan vaksin para nakes sebelumnya. “Prosesnya sama saja, harus melalui beberapa tahapan seperti verifikasi, screening, penyuntikan vaksin dan pemantauan,” tegasnya.

Nakes lansia saat dilakukan penyuntikan vaksin

 

Ia juga memastikan bahwa jumlah nakes lansia di Surabaya sekitar 1.500 orang. Mereka akan menerima vaksin di rumah sakit tempat kerjanya atau tempat prakteknya. “Karena memang kemarinnya masih ada stok vaksin yang diterima pemkot, akhirnya kita langsung gelar hari ini juga. Sedangkan untuk penyuntikan kedua, sesuai ketentuan akan dilakukan empat minggu setelahnya, jadi berbeda dengan yang nakes sebelumnya yang hanya dua minggu,” ujarnya.

 

Sementara itu, salah satu nakes lansia yang menerima vaksin kali ini adalah Prof Dr dr Bambang Priambodo SpB SpOT(K). Dokter spesialis orthopedi yang usianya sudah 72 tahun itu divaksin di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya.

 

Ia mengaku tidak ada persiapan khusus pada saat akan divaksin. Bahkan, ia juga mengaku tidak merasakan apa-apa pada saat disuntik vaksin. "Saya sudah ingin (divaksin) dari lama. Dan saya ditelepon RS, saya semangat untuk vaksin," kata Prof Bambang Priambodo seusai disuntik vaksin.

 

Menurutnya, nakes lansia itu memang seharusnya diutamakan juga. Sebab, mereka juga berisiko tertular karena masih melakukan praktek. Dengan divaksin, para lansia itu lebih terproteksi. "Yang tua harusnya didulukan, supaya lebih safe. Nakes diutamakan, tua juga diutamakan,” ujarnya.

 

Ia juga memastikan bahwa vaksin ini bukan segala-galanya. Makanya, dia juga mengimbau meskipun sudah divaksin, tetap harus menjaga diri dan tetap menjaga protokol kesehatan. “Karena memang vaksin bukan segala-galanya. Meskipun divaksin, harus tetap menjaga diri, prokes harus diutamakan," pungkasnya. *(Lan)

Kamis, 17 Desember 2020

Lima Hari Terakhir, Angka Kematian Perawat di Jawa Timur Akibat Covid-19 Terus Bertambah

Lima Hari Terakhir, Angka Kematian Perawat di Jawa Timur Akibat Covid-19 Terus Bertambah

Jenazah perawat di Jawa Timur yang terpapar Covid-19 hendak dimakamkan

LN News Today (Surabaya)Kasus kematian perawat di Jawa Timur akibat terpapar Covid-19 terus terjadi. Bahkan, dalam lima hari terakhir ini, sedikitnya ada lima perawat yang gugur usai terpapar Covid-19. Faktor kelelahan dan kejenuhan dinilai menjadi penyebab para tenaga medis mudah terpapar Covid-19.

Kali ini seorang perawat di rumah sakit dr Soewandhi Surabaya, Dyah Prima Retnani gugur setelah positif corona. Dyah meninggal dunia Rabu pagi. Sudah seminggu ini Dyah menjalani perawatan di ruang isolasi khusus.

Dalam lima hari terakhir ini, ada lima perawat di Jawa Timur yang harus menjadi korban ganasnya virus corona. Sebelumnya, Sri Hastutik yang merupakan perawat di Puskesmas Ngawi meninggal dunia pada Sabtu lalu. Disusul sehari kemudian, yakni Martenaya Porba yang merupakan perawat RSUD dr Darsono Pacitan

Ambulans saat membawa jenazah perawat terpapar Covid-19

Bahkan pada hari Senin kemarin, dua perawat meninggal akibat Covid-19, yaitu Pujianto asal rumah sakit TNI Angkatan Laut dr Ramlan Surabaya dan perawat Devy Marthasari asal rumah sakit Bina Sehat Jember

Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur, Nursalam mengatakan, case rate kematian perawat di Indonesia sudah mencapai 18 persen. “Angka ini jauh di atas batas case rate dari WHO sebesar 5 persen. Sementara faktor kelelahan dan kejenuhan menjadi penyebab perawat tertular Covid-19,” tuturnya.

Kini total sudah ada 47 perawat di Jawa Timur yang meninggal dunia setelah terpapar Covid-19. Sementara itu, jumlah perawat di Jawa Timur yang positif Covid-19 selama masa pandemi ini mencapai 1.721 orang. Dari ribuan perawat yang terpapar corona ini, 20 persennya masih menjalani perawatan baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri. (Amdil/Jne).

Life

Internasional

Business